• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Travel

1001 Cara Menjadi Pemandu Wisata, Anda Tertarik?

Beno Alfredo by Beno Alfredo
July 11, 2022
in Travel
Ilustrasi Pemandu Wisata
Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Menjadi pemandu lokal atau pemandu wisata, pernahkah terpikir oleh Anda untuk menjajal profesi yang satu ini? Melakukan perjalanan wisata tentu lebih mudah bila menggunakan jasa pemandu, karena selain lebih terorganisir, biasanya sudah dapat menikmati paket lengkap.

Bagi Anda yang terbiasa bekerja di dalam kantor dengan jam kerja yang membosankan, tentunya ini menjadi pekerjaan yang menantang sekaligus menyenangkan.

Bayangkan, kalian akan bertemu orang-orang yang berbeda setiap hari, bekerja sambil menikmati tempat wisata, dan dibayar! Tidak perlu jauh-jauh, coba perhatikan, apakah di kota tempat tinggal Anda ada lokasi wisata yang memiliki potensi? Bila iya, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah penghasilan. Namun, bagaimana cara memulainya? Baca informasi selengkapnya.

Tips Menjadi Pemandu Lokal

Menjadi pemandu wisata amatir bukan berarti tidak punya kualitas layaknya tour guide profesional. Bila diasah dan kerap dipraktikkan seiring bertambahnya pengalaman, Anda bisa menguasai profesi ini bahkan menawarkan jasa Anda dengan harga yang tinggi. Simak 1001 cara untuk menjadi pemandu wisata versi Travelling Indonesia berikut ini:

Kenali dengan Baik Destinasi

Segera tentukan lokasi wisata yang paling berpotensi, setelah itu pastikan Anda mempelajari setiap detail tentang tempat tersebut. Anda bisa mencari tahu mengenai sejarahnya, spot terbaik untuk mengambil foto, berbagai cara mencapai lokasi, hingga informasi penginapan di sekitar-lengkap dengan estimasi biayanya.

Ketika menjadi pemandu lokal di area gunung, misalnya, Anda harus punya kualitas pemandu yang benar-benar menguasai medan. Ini juga termasuk mengenal baik jalur pendakian yang aman, letak geografisnya, informasi cuaca, hingga peraturan yang berlaku di lokasi. Selain itu Anda juga harus menguasai skill navigasi dan survival.

Anda juga harus pandai memilih lokasi-lokasi tujuan yang bagus, yang bisa Anda masukkan ke jadwal perjalanan. Sebagai tambahan, Anda bisa menginformasikan pada wisatawan tempat-tempat lain yang mungkin akan dilewati dan cenderung jarang dikunjungi, tetapi tidak kalah bagus dengan destinasi utama.

Menguasai Bahasa Lokal 

Mungkin saja Anda bukanlah penduduk asli di sana, tetapi kemampuan yang satu ini penting untuk tidak diabaikan. Tidak harus fasih, paling tidak Anda dapat mengobrol menggunakan bahasa sehari-hari dengan warga sekitar lokasi saat menjadi pemandu lokal.

Ini juga akan menguntungkan Anda dan membuat wisatawan pelanggan Anda senang ketika membeli oleh-oleh, karena biasanya wisatawan bisa mendapatkan harga yang relatif lebih murah bila menawar menggunakan bahasa asli atau bahasa daerah.

Siapkan Fisik dan Mental

Saat mulai menekuni profesi pemandu lokal, setiap hari Anda akan bertemu banyak orang dengan karakter dan kebiasaan yang berbeda-beda. Tentu saja, tidak ada yang bisa menjamin semuanya menyenangkan atau akan sesuai dengan harapan Anda. Namun, pelanggan tidak peduli apakah Anda sedang sakit ataupun bad mood, mereka tetap harus dilayani dengan baik.

Untuk itu, sebaiknya Anda terlebih dulu melatih diri untuk pandai mengendalikan diri di setiap situasi. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk tetap tenang dan berpikir jernih ketika menghadapi suatu komplain atau saat menangani kejadian tak terduga saat bekerja.

Yang paling penting, pastikan pula Anda dalam kondisi fit setiap hari. Anda bisa mengonsumsi vitamin untuk menjaga imunitas tubuh serta menjaga tubuh terhidrasi dengan baik.

Cepat Tanggap

Selalu ada risiko di setiap pekerjaan yang Anda lakukan. Begitupun dengan profesi pemandu lokal, Anda mungkin saja menemui beberapa masalah seperti peserta rombongan yang belum berkumpul saat tiba waktu keberangkatan, keterlambatan jadwal transportasi, atau perubahan estimasi biaya. Di saat-saat seperti ini, Anda dituntut untuk bersikap cepat tanggap mencari solusi terbaik.

Sangat direkomendasikan bagi Anda untuk menyimpan nomor telepon penting bila terjadi sesuatu, seperti nomor telepon rumah sakit terdekat bila ada peserta rombongan tour yang tiba-tiba sakit. Selain itu, ada baiknya Anda mempelajari teknik pertolongan pertama ketika ada kejadian tak terduga.

Bekerjasama dengan Pemilik Bisnis Lain

Diluar penghasilan sebagai pemandu lokal, Anda bisa menambah penghasilan dengan cara bekerjasama dengan para pemilik bisnis di sekitar destinasi wisata, terutama toko-toko besar yang menjual barang dan makanan khas yang kerap dijadikan buah tangan para wisatawan.

Anda bisa mendapatkan bagian beberapa persen dari jumlah total belanja pelanggan yang berhasil Anda bawa ke toko-toko tersebut, sesuai kesepakatan. Tidak hanya bagi pemandu wisata, kesempatan ini juga sering dimanfaatkan oleh pelaku profesi lain seperti jasa transportasi becak, andong, bentor dan juga taksi.

Hospitality

Yang terakhir tetapi paling penting, Anda harus memiliki jiwa hospitality, yakni senang bertemu dan berbicara dengan banyak orang, melayani pelanggan dengan pelayanan terbaik, ramah, cepat tanggap, dan selalu menunjukkan sikap sopan ketika bekerja. Jangan lupa, mintalah pelanggan Anda untuk memberikan testimoni terbaik mereka dan merekomendasikan jasa Anda kepada teman dan kerabat mereka.

Menentukan Tarif

Pasti terlintas di pikiran Anda ketika akan menjajal profesi ini; Berapa besar penghasilan seorang tour guide lokal dan bagaimana menentukan biaya jasa yang akan Anda tawarkan? Jawabannya ditentukan oleh beberapa hal, di antaranya:

Cari Tahu Asal Wisatawan

Anda bisa melakukan survey untuk menentukan tarif jasa Anda. Namun, yang pasti tarif pemandu wisata untuk wisatawan lokal dan asing jelas berbeda. Anda bisa mematok tarif sedikit lebih mahal untuk wisatawan asing. Tips lebih lanjut untuk meng-handle wisatawan asing adalah usahakan Anda selalu update tentang kurs mata uang asing. Informasi ini mungkin Anda butuhkan sewaktu-waktu ketika mendapat pelanggan wisatawan asing.

Membuat Paket Wisata

Besarnya tarif pemandu lokal juga ditentukan oleh paket wisata yang Anda buat, termasuk berapa lama waktu wisata dan apakah sudah termasuk biaya transportasi, makan siang/malam, penginapan, serta biaya tambahan lain seperti tiket masuk dan tiket wahana atau belum.

Harga paket wisata yang Anda tawarkan juga bisa bervariasi tergantung pada target pasar yang Anda bidik. Untuk pelajar misalnya, sebaiknya harga lebih murah daripada untuk umum.

Sedangkan untuk urusan akomodasi, Anda bisa menyarankan solusi penginapan murah meriah kepada pelanggan, terutama para backpacker. Tidak harus hotel berbintang, Anda bisa membantu mencarikan tempat menginap yang nyaman dan murah seperti guesthouse yang dekat dengan lokasi.

Membuat Testimoni

Pasarkan jasa Anda melalui media apa saja yang bisa Anda manfaatkan. Bila Anda menggunakan media internet, baik blog, sosial media, ataupun website, cantumkan testimoni pelanggan Anda yang puas dengan service Anda. Pelanggan yang puas selalu dengan sukarela merekomendasikan Anda kepada siapapun.

Jika perlu dan memungkinkan, Anda bisa mencari tahu dan mengikuti pelatihan khusus dan meng-upgrade skill pemandu wisata amatir Anda menjadi pemandu bersertifikat alias profesional. Selain itu, tidak ada salahnya mengikuti kursus bahasa asing untuk melengkapi keterampilan Anda.

Tags: Pemandu WisataPeta Wisata IndonesiaTipsTour GuideTravelTravellerTravelling IndonesiaWisata
Previous Post

Bangga! Inilah 5 Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia

Next Post

Catat! Berikut 6 Titik Car Free Day di Jakarta

Related Posts

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali
Travel

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

July 3, 2025
Rute Baru AirAsia Adelaide-Bali Perkuat Akses Wisman Australia ke Indonesia
Travel

Rute Baru AirAsia Adelaide-Bali Perkuat Akses Wisman Australia ke Indonesia

June 30, 2025
Kemenpar Promosikan Destinasi Bali dan Jakarta ke Pasar India
Travel

Kemenpar Promosikan Destinasi Bali dan Jakarta ke Pasar India

June 19, 2025
Pungutan Pajak Wisatawan Mancanegara ke Bali Segera Diberlakukan
Travel

Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Normal!

June 19, 2025
Kolaborasi Pelaku Jasa Wisata di Banyuwangi Travel Mart 2025
Travel

Kolaborasi Pelaku Jasa Wisata di Banyuwangi Travel Mart 2025

June 12, 2025
Kapal Wisata Tenggelam di Bengkulu, Kemenpar Berikan Himbauan
Travel

Kapal Wisata Tenggelam di Bengkulu, Kemenpar Berikan Himbauan

May 13, 2025
Next Post
Car Free Day di Jakarta

Catat! Berikut 6 Titik Car Free Day di Jakarta

Popular

  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Legenda di Balik Pesona Pantai Kuta Lombok Mandalika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Kwangkey, Upacara Kematian Suku Dayak Benuaq

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022