• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Event

Indonesian Dance Festival Rayakan Hari Jadi ke-30

Beno Alfredo by Beno Alfredo
October 26, 2022
in Event
Indonesian Dance Festival Rayakan Hari Jadi ke-30

Ilustrasi Pentas Tari Indonesian Dance Festival - Dok. IDF

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Membuka daftar penari kontemporer Indonesia, besar kemungkinan mayoritas pernah ditampilkan atau bahkan dibesarkan oleh Indonesian Dance Festival (IDF). Nama-nama beken seperti Eko Supriyanto, Hari Ghulur, Ayu Permata Sari, Rianto, hingga Otniel Tasman merupakan sebagian alumninya.

IDF, yang dirintis pada 1992, merupakan pergelaran tari kontemporer terbesar di Indonesia. Festival ini telah menjadi semacam barometer perkembangan tari nasional. Dari ajang ini juga publik mengenal bakat baru dan menikmati eksperimen segar dari belantika tari.

“IDF seperti hub. Ini tempat bertemunya para pelaku tari, baik dari Indonesia, Asia, maupun dunia,” ujar Maria Darmaningsih, pendiri IDF, saat memperkenalkan program film tari pendek pada Agustus silam, bagian dari acara pemanasan festival.

Tahun ini, IDF akan merayakan usia tiga dekade. Jilid 2022 akan berlangsung pada 22-28 Oktober di dua lokasi di Jakarta, yakni Taman Ismail Marzuki dan Salihara Arts Center. Selama seminggu, hajatan akbar ini akan menampilkan pertunjukan, diskusi, lokakarya, pameran arsip, bazar, serta penghargaan Lifetime Achievement Award.

Program pertunjukan terbagi dua kelompok. Pertunjukan Malam berisi tujuh pentas oleh headliners festival, contohnya Hari Ghulur (Indonesia), Angela Goh (Australia), serta Pichet Klunchun (Thailand).

Kelompok kedua, Kampana, berisi enam nomor garapan koreografer muda hasil bimbingan IDF, contohnya Leu Wijee, Eka Wahyuni, serta Maharani Pane. Menurut Ratri Anindyajati, Direktur IDF, Kampana ibarat “napas dan detak jantungnya festival.” Melalui platform inilah para pencari bakat internasional memantau kreasi berani di cabang tari.

Khusus sesi diskusi Bincang Tari, IDF 2022 akan membedah sejumlah isu kontemporer seperti koreografi sosial, riset artistik, serta regenerasi penari. Sementara program lokakarya akan menampilkan delapan tema, termasuk metodologi koreografi kreatif, olah tubuh, serta teknik bernapas untuk penari.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: EventIndonesian Dance FestivalJakartaPeta Wisata IndonesiaTravelling Indonesia
Previous Post

Daya Tarik Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung

Next Post

Artotel Buka Hotel baru di Kawasan Kuningan Jakarta

Related Posts

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga
Event

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
VW Safari Jadi Kalender Event Tahunan Wisata Borobudur
Event

VW Safari Jadi Kalender Event Tahunan Wisata Borobudur

August 28, 2026
Museum MACAN Ajak Publik Masuki Dunia Olafur Eliasson
Event

Museum MACAN Ajak Publik Masuki Dunia Olafur Eliasson

July 23, 2026
Pekan Raya Jakarta Suguhkan Promo dan Aktivitas Menarik
Event

Pekan Raya Jakarta Suguhkan Promo dan Aktivitas Menarik

July 1, 2025
Kemenpar Dukung Festival Seni Budaya Krisna-Saba di Bali
Event

Kemenpar Dukung Festival Seni Budaya Krisna-Saba di Bali

June 29, 2025
Berikut Ragam Acara Puncak HUT ke-498 DKI Jakarta
Event

Berikut Ragam Acara Puncak HUT ke-498 DKI Jakarta

June 20, 2025
Next Post
Artotel Buka Hotel baru di Kawasan Kuningan Jakarta

Artotel Buka Hotel baru di Kawasan Kuningan Jakarta

Popular

  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Musik Warisan Nenek Moyang khas Bangka Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sheraton Belitung Resort, Tawarkan Kemewahan Hakiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022