• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Destination

Dinas Pariwisata Bali Kritik Situs Panduan Perjalanan Fodor’s

Austin Devon by Austin Devon
November 26, 2024
in Destination
Pesona Alam Eksotis Nusa Penida di Pulau Dewata

Pesona Nusa Penida di Bali. (Travelling Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bali, Tjok Bagus Pemayun, tidak sepakat dengan rekomendasi situs panduan perjalanan luar negeri, yang menyarankan tidak mengunjungi Pulau Dewata pada 2025.

Situs panduan perjalanan Fodor’s merilis 15 destinasi wisata yang sebaiknya tidak dikunjungi pada tahun depan, salah satunya Bali. Pemayun sendiri menegaskan Bali masih layak dikunjungi wisatawan mancanegara.

Pemayun menilai anggapan bahwa Bali tidak layak dikunjungi karena mengalami overtourism atau kepadatan wisatawan, tidak berdasarkan kajian yang utuh.

Baca:

  • Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa
  • Kelezatan Nasi Bebek Bumbu Hitam, Kuliner Populer Khas Madura
  • Berikut Tarif Baru Taman Nasional Gunung Halimun Salak

“Kalau kita baca, dibilang salah satu di dalam (pemberitaan itu) bahwa overtourism, itu parameternya banyak. Saya akui memang setelah (pandemi) Covid-19 dan setelah itu wisatawan (banyak ) datang ke Bali, kunjungannya meningkat,” ujar Pemayun, saat dihubungi Jumat (22/11).

Dia berpendapat, banyak parameter untuk mengukur apakah Bali layak atau tidak untuk dikunjungi. Kondisi yang terjadi, kata dia, adalah wisatawan terkonsentrasi di Bali selatan, sedangkan tidak terjadi kepadatan wisatawan di Bali bagian timur, barat, dan utara.

“Betul Bali macet, kan hanya di Bali selatan saja. (Kajiannya) iya kurang utuh. Kan itu Pulau Bali, ada parameter yang beberapa, iya kita akui di Bali selatan masih terkonsentrasi di sana,” jelas Pemayun.

Kemudian, kalau dari segi data bahwa Pulau Bali juga tidak bisa disebut overtourism. Sebab, data kunjungan wisatawan sejak 2019 itu mencapai 6,2 juta per tahun dan tingkat hunian hotel rata-rata 80 persen, tetapi itu terkonsentrasi di Bali selatan.

“Kadang di peak season 90 persen, tapi kalau kita ngomong average kan seluruh Bali,bukan hanya selatan. Ketersediaan kamar juga masih banyak, itu artinya memang belum (overtourism),” ucapnya.

Menurutnya, kalau disebut overtourism tentu wisatawan itu melebihi kapasitas di Bali dan hitung-hitungannya tentu harus seluruh Pulau Dewata, bukan hanya bagian selatan. Dispar Bali sendiri meyebut telah menyusun pola perjalanan agar wisatawan di Bali bisa berwisata ke wilayah bagian timur, barat dan utara.

“Kalau kita hitung-hitungan tidak overtourism. Dan kita sudah menyusun pola perjalanan itu, yang bekerja sama dengan Kampus Universitas Udayana di Bali utara, timur, barat, kita komunikasikan juga dengan Asita yang mengatur itu,” ujarnya.

“Kita akui memang alih fungsi lahan memang hanya terkonsentrasi di Bali Selatan. Jadi tidak ada alasan bahwa Bali overtourism sebagai parameter bahwa Bali tidak direkomendasi kunjungan. Saya pikir artinya memang Bali sangat layak jadi kunjungan, tidak hanya sekarang, setiap saat juga, karena kita sekarang sudah mulai menata,” papar Pemayun.

Sebelumnya, Fodor, situs yang menyediakan panduan perjalanan, telah merilis daftar destinasi yang sebaiknya perlu dipertimbangkan ulang untuk dikunjungi pada 2025.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: BaliDestinasiPeta Wisata IndonesiaTravelling Indonesia
Previous Post

Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa

Next Post

25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Akhirnya Resmi Beroperasi

Related Posts

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan
Destination

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara
Destination

Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara

August 28, 2026
Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar
Destination

Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar

July 24, 2026
Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton
Destination

Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

July 23, 2026
Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali
Destination

Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali

December 9, 2025
Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi
Destination

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Next Post
25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Akhirnya Resmi Beroperasi

25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Akhirnya Resmi Beroperasi

Popular

  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Musik Warisan Nenek Moyang khas Bangka Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sheraton Belitung Resort, Tawarkan Kemewahan Hakiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022