• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Tikar Anyam Ternate Terancam Punah

Beno Alfredo by Beno Alfredo
July 11, 2022
in Art & Culture, Merchandise
Tikar Anyam Ternate Terancam Punah

Tikar Anyam Daun Pandan Hutan Khas Ternate - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Kerajinan anyaman tikar tradisional di Ternate, Maluku Utara terancam punah. Sebab, pengrajin yang bisa membuat anyaman tikar tradisional itu semakin langka.

Anyaman tikar tradisional ini terbuat dari bahan daun pandan yang diambil warga setempat di dalam hutan.

Daun ini tumbuh secara liar di hutan-hutan terutama di sekitar aliran air.

Panjang daunnya bisa mencapai dua meter, teksturnya agak tebal dan keras dibanding pandan wangi. Ukurannya lebih besar dan memiliki duri-duri tajam di sisi-sisi daunnya.

Tikar tradisonal atau kerap disebut tikar pandan ini memang terkenal sejak lama di Maluku Utara.

Selain sebagai perabot rumah tangga, tikar ini juga dipersembahkan untuk acara adat dan acara pernikahan.

Tak hanya motifnya yang unik, cara pembuatannya pun cukup memakan waktu yang lama. Bahkan untuk menghasilkan satu tikar, bisa memakan waktu hingga sebulan. Maka tak heran, satu tikar bisa terjual dengan harga mencapai Rp500.000.

Dari tahapan pembuatannya, daun pandan yang telah diraut diberi ragam bahan pewarna, kemudian baru dianyam. Tikar jenis ini lebih halus dan menarik, tetapi pengerjaannya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Dahulu, Kelurahan Takome dan Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat adalah sentra produksi anyaman tikar tradisional dari bahan pandan hutan. Seakan berbanding terbalik, kini aktivitas pembuatan tikar bahkan sudah tidak terlihat lagi.

Demi pelestarian, pemerintah daerah harus memutar otak agar kerajinan tangan ini tetap ada, dengan cara membuka pelatihan kerajinan anyaman tikar tradisional.

Melalui langkah itu, diharapkan ada generasi baru yang bisa melanjutkan produksi kerajinan anyaman tikar tradisional tersebut.

Sebab selain sebagai bentuk pelestarian terhadap kearifan lokal, ini ada kaitannya dengan peningkatan ekonomi masyarakat daerah, karena kerajinan seperti itu masih banyak peminatnya.

Ternate memiliki beragam produk kerajinan menarik, yang selama ini selalu menjadi cendera mata bagi para wisatawan, di antaranya kerajinan besi putih, batik tradisional, dan batu akik.

Tags: BudayaIndonesiaKerajinan TanganMaluku UtaraSeniTernateTikar PandanTravelling Indonesia
Previous Post

Mengenal Bus “Bandros” di Kota Kembang

Next Post

Sejarah Panjang Becak Motor di Medan

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Sejarah Panjang Becak Motor di Medan

Sejarah Panjang Becak Motor di Medan

Popular

  • Sumber Mata Air Krawak, Objek Wisata Alam di Tuban

    Sumber Mata Air Krawak, Objek Wisata Alam di Tuban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Ransel Pilihan Kaum Urban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tikar Anyam Ternate Terancam Punah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singo Ulung, Tradisi Adat Demi Menepis Ketakutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Summerland Tirtamas Waterpark, Jadi Destinasi Baru di Solo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022