• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Destination

Berburu “Cahaya Ilahi” di Gua Jomblang

Beno Alfredo by Beno Alfredo
July 11, 2022
in Destination
Berburu “Cahaya Ilahi” di Gua Jomblang

Berburu "Cahaya Ilahi" di Gua Jomblang - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Pernahkah Anda menyaksikan unggahan foto cahaya vertikal di sebuah gua dengan siluet pria tengah berdiri di atas batu granit?

Penggemar fotografi menyebut sinar terang berwarna putih kelabu itu dengan istilah “cahaya ilahi”. Cahaya yang indah seolah turun langsung dari surga ke perut bumi. Sementara, dalam istilah fisika, cahaya itu disebut ray of light.

Salah satu destinasi wisata yang menyuguhkan pemandangan apik tersebut adalah Gua Jomblang di Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Gua Jomblang merupakan salah satu dari sekian banyak gua yang terdapat di kawasan batuan kapur Gunung Sewu. Gua vertikal bertipe collapse doline (cekungan) ini memiliki kedalaman 60 meter.

Gua Jomblang terbentuk akibat tanah dan vegetasi yang amblas ke dasar bumi pada ribuan tahun lalu.

Reruntuhan tersebut membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng.

Pembentukan secara alami itu membuat unik Gua Jomblang. Pasalnya, di dalam gua terdapat mulut gua seluas mencapai 50 meter. Tak heran, warga sekitar menyebutnya dengan nama Luweng Jomblang.

Penampakan cahaya ilahi di Gua Jomblang hanya muncul sekali pada pukul 11.00-12.00 WIB. Di luar waktu tersebut, pengunjung tidak bisa mendapatkan cahaya ilahi.

Oleh karena itu, pilih waktu yang pas sesuai dengan momen penampakan cahaya ilahi yang hanya satu jam.

Untuk diketahui, Gua Jomblang merupakan akses penghubung dengan Gua Grubug. Adapun Gua Jomblang dan Gua Grubug dihubungkan sebuah lorong sepanjang 300 meter (m).

Pemandangan di dasar gua tersebut pun memanjakan wisatawan. Pasalnya, di dalamnya terdapat ornamen-ornamen alami berupa batu kristal, stalaktit, dan stalakmit yang menghiasi sepanjang dinding gua.

Pengunjung pun bisa menyusuri lorong tersebut. Bahkan, bisa mendengar secara langsung gemuruh aliran sungai bawah tanah di dasar gua.

Tags: Cahaya IlahiGua Jomblangray of lightTravelling Indonesia
Previous Post

Tradisi Unik Palang Pintu Asal Betawi

Next Post

Memacu Geliat Ekonomi Melalui Dieng Orienteering Race 2022

Related Posts

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan
Destination

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara
Destination

Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara

August 28, 2026
Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar
Destination

Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar

July 24, 2026
Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton
Destination

Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

July 23, 2026
Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali
Destination

Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali

December 9, 2025
Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi
Destination

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Next Post
Memacu Geliat Ekonomi Melalui Dieng Orienteering Race 2022

Memacu Geliat Ekonomi Melalui Dieng Orienteering Race 2022

Popular

  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Musik Warisan Nenek Moyang khas Bangka Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sheraton Belitung Resort, Tawarkan Kemewahan Hakiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022