• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Lemper Pengkang Pontianak, Gurih dan Pedasnya Menggugah Selera

Beno Alfredo by Beno Alfredo
November 30, 2022
in Food
Lemper Pengkang Pontianak, Gurih dan Pedasnya Menggugah Selera

Lemper Pengkang, Kuliner khas Pontianak, Kalimantan Barat - Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Kuliner yang satu ini, sangat pas bila dimakan saat masih hangat. Rasa gurihnya ketan berpadu dengan aroma udang merasuk di setiap gigitan kuliner bernama lemper pengkang.

Lemper pengkang biasa disajikan dengan sambal pedas dan sambal kepah. Rasa manis berpadu dengan pedasnya sambal cukup menggugah selera. Walaupun memiliki ukuran yang relatif kecil, namun kuliner khas Pontianak ini cukup membuat kenyang perut Anda.

Lemper pengkang, berasal dari Desa Peniti, Kecamatan Siantan, atau tepatnya berada di Jalan Raya Pontianak-Singkawang. Tidak seperti lemper pada umumnya, bentuk lemper pengkang memiliki bentuk yang unik yakni berbentuk kerucut dan diikat dengan dua bilah potongan bambu.

Cara penyajiannya pun cukup unik. Lemper pengkang ini dimasak dengan cara dibakar. Setelah dua potong lemper pengkang dibakar, kemudian disajikan dengan sambal merah dan sambal kepah. Dua sambal yang disajikan memiliki rasa yang berbeda, sambal merah mempunyai rasa yang cukup pedas, dan sambal kepah terasa lebih manis. Sambal kepah sendiri terbuat dari kerang yang biasa hidup di hutan mangrove yang ada di wilayah Kalimantan Barat.

Kepah tersebut diolah dengan cara direbus hingga matang dan dicampur dengan sambal dengan rasa yang manis.

images 24
Lemper Pengkang, Kuliner khas Pontianak

Lemper pengkang terbuat dari bahan utama beras ketan yang telah dimasak dengan santan. Setelah itu diisi ebi kering (udang kecil yang disangrai) kemudian dibungkus daun pisang yang dibentuk kerucut. Setelah dibentuk kerucut, lemper lalu dijepit sebilah bambu yang dipotong kecil-kecil dan dipasang dengan cara menjepit kedua sisi lemper dan diujungnya diikat.

Setelah diikat, lalu diolesi dengan sedikit minyak dan dibakar diatas bara tempurung kelapa, sehingga menghasilkan aroma yang khas.

Bagi Anda yang menyukai lemper, jangan lewatkan untuk mencicipi lemper pengkang khas Siantan, Kalimantan Barat ini. Harganya pun relatif terjangkau, cukup dengan Rp15.000 Anda sudah dapat menikmati lemper pengkang. Bila Anda ingin mencoba menikmati lemper ini dengan sambal kepah, Anda tinggal menambah Rp20.000 untuk sajian sambal khas ini.

Selain nikmat disantap saat masih hangat di tempat penjual lemper, kuliner ini bisa juga dijadikan bekal perjalanan Anda selama berkeliling di Kalimantan Barat.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: KulinerLemper PengkangPeta Wisata IndonesiaPontianakTravelling Indonesia
Previous Post

Pesona Alam Taman Nasional Kelimutu

Next Post

Highlands Half Marathon Sentul, Dorong Sport Tourism

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Highlands Half Marathon Sentul, Dorong Sport Tourism

Highlands Half Marathon Sentul, Dorong Sport Tourism

Popular

  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kreasi Tari Tortor, Warisan Budaya Batak Toba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022