• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Gudeg Mercon Bu Tinah, Kuliner Pedas Yogyakarta

Austin Devon by Austin Devon
June 23, 2023
in Food
Gudeg Mercon Bu Tinah, Kuliner Pedas Yogyakarta

Gudeg Mercon Bu Tinah. (Travelling Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Hati-hati saat mencoba makanan dengan embel-embel nama pedas atau mercon di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Berdasarkan pengalaman, rasa pedas yang disajikan penggiat kuliner Yogyakarta tidak main-main.

Salah satu kuliner pedas legendaris di Yogyakarta ada Gudeg Mercon Bu Tinah yang tersohor.

Baca:

  • Ritual Karia, Tradisi Pingitan Para Gadis Muna
  • Es Selendang Mayang, Minuman Legendaris Khas Betawi
  • Keseruan Berkunjung ke Borobudur Land, Wisata Modern di Magelang

Lokasi gudeg ini berada di tepi jalan daerah pemukiman dengan penerangan malam yang seadanya.

Gudeg  Mmercon Bu Tinah beralamat di Jalan Asam Gede Nomor 8, buka pukul 21.30  WIB.

Meski lapaknya sederhana, tetapi penyuka gudeg pedas rela antre untuk mendapatkan gudeg mercon ini.

Gudeg mercon ini mulai dijual sejak 1992. Dulu tidak ramai seperti ini, kira-kira 10 tahun belakangan baru ramai.

20230621 224324 min scaled
Gudeg Mercon Bu Tinah.

Keistimewaan Gudeg Mercon, bukan pada gudeg atau kreceknya, melainkan kuah areh yang pedasnya luar biasa.

Saat nasi, gudeg, krecek, dan lauk pauk lainnya disiram areh pedas tersebut, alamak pedas sekali rasanya.

Selain rasa pedas yang mendominasi, juga ada rasa gurih dan berbagai lauk pauk. Rasanya memang cocok untuk lidah orang yang tak menyukai makanan manis.

Kalau tak tahan pedas? Jangan nekat. Lebih baik minta Bu Tinah siram kuah areh sedikit saja di pinggir piring.

Sebagai pelengkap gudeg, Bu Tinah juga menyiapkan lauk sampingan mulai dari aneka gorengan tempe, bakwan, sate jamur, sate ayam, sampai telur rebus.

20230620 235221 min scaled
Suasana pengunjung Gudeg Mercon Bu Tinah.

Gudeg Bu Tinah biasanya habis pukul 1.00 dini hari. Gunakan pakaian yang nyaman jika ingin bersantap di sini, karena tempat makannya lesehan di tepi jalan.

Jangan heran pula jika melihat banyak orang menangis karena pedas di pinggir jalan gelap saat bersantap di gudeg legendaris ini.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: Gudeg Mercon Bu TinahKulinerPeta Wisata IndonesiaTravelling IndonesiaYogyakarta
Previous Post

Lynn Hotel Mojokerto Tawarkan Promo Staycation Murah Meriah!

Next Post

Tarian Kuda Renggong, Persembahkan Keanggunan dan Keagungan Budaya

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Tarian Kuda Renggong, Persembahkan Keanggunan dan Keagungan Budaya

Tarian Kuda Renggong, Persembahkan Keanggunan dan Keagungan Budaya

Popular

  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kreasi Tari Tortor, Warisan Budaya Batak Toba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Objek Wisata Batu Kumila, Siratkan Kisah Cinta Terkutuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022