• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Tarian Kuda Renggong, Persembahkan Keanggunan dan Keagungan Budaya

Beno Alfredo by Beno Alfredo
June 23, 2023
in Art & Culture
Tarian Kuda Renggong, Persembahkan Keanggunan dan Keagungan Budaya

Tarian Kuda Renggong, (Wikipedia)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Tarian adalah bentuk seni yang melibatkan gerakan tubuh yang indah dan ritmis, dan Indonesia memiliki kekayaan budaya tari yang luar biasa.

Salah satu tarian tradisional yang menarik perhatian adalah Tarian Kuda Renggong, yang berasal dari daerah Banten, dan berkembang ke penjuru Jawa Barat.

Travelling Indonesia akan menjelajahi sejarah tarian ini serta pendapat beberapa sejarawan tentang keunikan dan keindahannya.

Baca:

  • Ritual Karia, Tradisi Pingitan Para Gadis Muna
  • Es Selendang Mayang, Minuman Legendaris Khas Betawi
  • Keseruan Berkunjung ke Borobudur Land, Wisata Modern di Magelang

Sejarah Tarian Kuda Renggong

Tarian Kuda Renggong memiliki akar sejarah yang kaya dan mengandung unsur-unsur tradisi yang dalam. Menurut catatan sejarah, tarian ini muncul pada masa pemerintahan Kesultanan Banten pada abad ke-17.

Tarian ini awalnya dibawakan sebagai bagian dari upacara pernikahan kerajaan dan perayaan besar lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu, Tarian Kuda Renggong menjadi lebih terkenal dan banyak dipertunjukkan di berbagai acara budaya dan festival.

Tarian ini terinspirasi oleh kuda, hewan yang dianggap sakral dan memiliki simbolisme kuat dalam budaya Jawa Barat. Dalam tarian ini, penari yang mengenakan kostum kuda menari dengan gerakan yang gemulai dan anggun, menggambarkan keanggunan dan kekuatan kuda.

Mereka menggunakan atribut seperti rambut palsu ekor kuda, tanduk, dan hiasan kepala yang menggambarkan identitas kuda.

Tarian Kuda Renggong telah menarik perhatian banyak sejarawan dan peneliti seni. Mereka menghargai keunikan dan keindahan tarian ini serta peran pentingnya dalam melestarikan warisan budaya.

“Tarian Kuda Renggong adalah ekspresi yang mempesona dari kebudayaan Banten. Gerakan yang indah dan properti yang digunakan dalam tarian ini mencerminkan keagungan dan kekuatan budaya lokal,” kata Dr. Muhammad Natadiningrat, seorang sejarawan dan pakar seni tradisional.

Tarian Kuda Renggong merupakan persembahan seni yang anggun dan megah, mewakili keindahan budaya Jawa Barat. Sejarah yang kaya dan kutipan dari para sejarawan menggarisbawahi pentingnya tarian ini dalam memelihara dan menghargai warisan budaya yang berharga.

Tarian Kuda Renggong tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menyampaikan pesan tentang keberlanjutan tradisi dan keharmonisan antara manusia dan alam. Jadi, jika Anda memiliki kesempatan, jangan lewatkan untuk menyaksikan keindahan Tarian Kuda Renggong dan merasakan keajaiban budaya yang tak terlupakan.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: BantenJawa BaratPeta Wisata IndonesiaSeni dan BudayaTarian Kuda RenggongTravelling Indonesia
Previous Post

Gudeg Mercon Bu Tinah, Kuliner Pedas Yogyakarta

Next Post

Pulau Pari Kepulauan Seribu, Surga Tersembunyi di Tengah Laut

Related Posts

Honai, Rumah Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

August 11, 2025
Makna Sakral Tradisi Sayyang Pattuduq di Tanah Mandar
Art & Culture

Makna Sakral Tradisi Sayyang Pattuduq di Tanah Mandar

August 2, 2025
Tari Reogke, Wujud Kritik Bujanganong Terhadap Kekuasaan Raja
Art & Culture

Tari Reogke, Wujud Kritik Bujanganong Terhadap Kekuasaan Raja

June 12, 2025
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

May 27, 2025
Next Post
Pulau Pari Kepulauan Seribu, Surga Tersembunyi di Tengah Laut

Pulau Pari Kepulauan Seribu, Surga Tersembunyi di Tengah Laut

Popular

  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Legenda di Balik Pesona Pantai Kuta Lombok Mandalika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Kwangkey, Upacara Kematian Suku Dayak Benuaq

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polopalo, Alat Musik Tradisional Asal Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022