• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Cita Rasa Unik Sate Kambing Batigul

Beno Alfredo by Beno Alfredo
July 11, 2022
in Food
Cita Rasa Unik Sate Kambing Batigul

Sate Kambing Batigul Tegal - Dok. Travelling Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Jika berkunjung ke Tegal, ada olahan sate unik dan berbeda. Menggunakan daging kambing berusia tiga bulan, satenya punya cita rasa gurih walaupun hanya diberi sedikit bumbu.

Salah satu jenis sate Nusantara yang menjadi jawara dan banyak dicari orang adalah sate kambing khas Tegal. Bukan tanpa alasan, sate kambing khas Tegal ini memiliki keunikan dan kelezatannya sendiri yang datang secara alami.

Berbeda dengan sate yang banyak ditemui, sate kambing khas Tegal ini justru tidak menggunakan banyak bumbu. Uniknya sate khas Tegal ini justru memiliki rasa yang khas akibat bumbu yang tak banyak alias minimalis.

Rata-rata restoran di Tegal menjual menu mulai dari sate kambing daging, sate kambing campur dengan lemak, hingga sop kambing yang juga menggunakan kambing muda.

Bukan daging kambing sembarangan, kriteria daging kambing yang bisa digunakan untuk sate khas Tegal ini merupakan kambing batibul. Batibul adalah sebutan untuk kambing berusia masih di bawah tiga bulan atau maksimal berusia tiga bulan.

Pemilihan jenis kambing batibul inilah yang membuat sate khas Tegal memiliki cita rasa yang berbeda dan khas. Mulai dari rasa daging secara alami, tekstur, hingga aromanya.

Berbeda dengan sate lainnya, biasanya banyak racikan bumbu yang digunakan untuk celupan sate sebelum dan saat dibakar di atas arang. Tetapi untuk sate kambing khas Tegal cenderung dipertahankan rasa gurih alaminya dengan bumbu celupan yang cenderung tipis rasanya.

Menggunakan kambing yang masih berusia sangat muda membuat hasil daging satenya juga berbeda dengan sate yang banyak ditemukan. Daging kambing yang berusia tiga bulan ini ternyata begitu empuk, lembut dan tidak bau prengus atau amis sama sekali.

Selain itu karena daging yang digunakan juga merupakan daging segar yang tidak disimpan terlalu lama, ada rasa gurih alami yang hanya perlu bantuan sedikit bumbu untuk mengeluarkannya. Bagi pencinta sate kambing khas Tegal pasti sangat sulit untuk menolak kelezatan rasanya.

Untuk sate kambing daging, teksturnya begitu empuk dan lembut jauh berbeda dengan sate kambing yang biasanya. Walaupun potongan daging kambingnya tak terlalu besar ukurannya justru berhasil membuat untuk terus ketagihan. Saat belum dicampurkan dengan cocolan kecap pedas sudah ada rasa gurih alami yang rasanya enak di mulut.

Sedangkan untuk sate yang dicampur dengan selipan lemak memiliki tekstur yang cukup unik. Walaupun lemaknya tipis tetapi cukup nikmat untuk terus dikunyah karena tidak langsung meleleh begitu saja ketika masuk ke dalam mulut.

Untuk harganya, sate daging kambing dijual sekitar Rp65.000 – Rp85.000 per porsi dan sate kambing dengan campuran lemak dibenderol senilai Rp50.000 – Rp75.000 per porsinya.

Tags: BatigulKhas TegalKulinerLocal FoodSateSate KambingTegalTravelling Indonesia
Previous Post

Selain Rencong, Ini Cendera Mata Khas Aceh

Next Post

Sederet Acara Hiasi Khazanah Piasan Nanggroe 2022

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Masjid Raya Baiturrahman di Aceh

Sederet Acara Hiasi Khazanah Piasan Nanggroe 2022

Popular

  • Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayyang Pattudu, Tradisi Khatam Al-Qur’an Polewali Mandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Zapin, Cerminan Keindahan Budaya Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022