• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Destination

Wamenparekraf Apresiasi Upaya GoTo Impact Foundation Kembangkan Wisata Golo Mori

Austin Devon by Austin Devon
December 8, 2023
in Destination
Wamenparekraf Apresiasi Upaya GoTo Impact Foundation Kembangkan Wisata Golo Mori

Golo Mori, Labuan Bajo. (Kemenparekraf)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi inisiasi dan peran dari GoTo Impact Foundation (GIF) membangun innovation ecosystem melalui inisiatif catalyst changemakers ecosystem di kawasan Golo Mori, Labuan Bajo.

Program tersebut merupakan upaya untuk menyatukan inisiatif-inisiatif yang luar biasa dari para katalisator khususnya dalam pengelolaan sampah, sehingga dapat menghasilkan solusi yang besar dalam mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan di salah satu destinasi pariwisata super prioritas nasional tersebut.

“Oleh karena itu saya mengapresiasi sekali inisiatif ini,” kata Wamenparekraf Angela saat meninjau kawasan Golo Mori, Rabu (6/12).

Baca:

  • Tak Hanya Tahu Takwa, Berikut 7 Kuliner khas Kediri
  • Destinasi Wisata di Kawasan Stasiun Tegalluar Padalarang
  • Cara Jitu Mempromosikan Destinasi Wisata Indoneia Melalui Film

Ia mengatakan, Golo Mori yang hanya berjarak 25 km dari Labuan Bajo memiliki keindahan alam yang memikat. Sejak tahun 2023, pemerintah melakukan pengembangan infrastruktur dan pembukaan akses jalan guna mendukung pengembangan Golo Mori menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dengan potensi Golo Mori sebagai destinasi wisata kelas dunia, diperlukan langkah-langkah kolaboratif guna memastikan pengembangannya sejalan dengan cita-cita pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Termasuk salah satunya adalah terbangunnya sistem pengelolaan sampah yang efektif.

“Kami selalu menyambut baik kolaborasi seperti ini apalagi dari GoTO Foundation, sudah pasti berkelanjutan, programnya sudah dipikirkan matang-matang, timnya sudah tiga bulan di sini pasti sudah disesuaikan dengan kondisi di sini,” kata Wamenparekraf Angela.

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo e1701969853180
Kunjungan Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (kiri) di Golo Mori, Labuan Bajo.

Selain pengelolaan sampah, Angela mengatakan perlunya pemanfaatan dan pengembangan potensi sektor pertanian. Oleh karena itu, guna menjadikan Golo Mori sebagai desa berdaya dengan pengembangan wisata yang berkelanjutan, juga diperlukan berbagai upaya yang diantaranya meliputi pertanian regeneratif.

Ia berharap dengan konsep pertanian regeneratif ini bisa berdampak baik pada ketahanan pangan dan berdampak pada peningkatan hasil pertanian di Golo Mori. Sehingga turut memperkuat rantai pasok sektor pariwisata.

“Dari hasil pertanian yang semakin meningkat dan konsisten bisa menjadi pemasok untuk pariwisata di Golo Mori bahkan sampai ke Labuan Bajo, jadi bapak ibu untuk berperan di sektor pariwisata tidak serta merta bapak ibu menjadi pelayan hotel, tapi bisa saja sebagai pendukung dari rantai nilai pariwisata,” kata Wamenparekraf Angela.

Ketua Yayasan GoTo Impact Foundation, Monica Oudang, mengatakan potensi pariwisata di Golo Mori sangat besar. Oleh karena itu GoTo Impact Foundation ingin mendukung dengan menyatukan para changemaker dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan.

“GoTo Impact Foundation sangat ingin mendukung bagaimana kita bisa menyatukan antara changemaker yang tidak hanya berasal dari Golo Mori atau dari Labuan Bajo, tapi juga dari seluruh Nusantara. Kami ingin menyatukan ini dengan kearifan lokal dan budaya lokal. Changemaker kami ini sudah tiga bulan berada di Golo Mori (untuk) bersama-sama berinovasi dan berkolaborasi,” kata Monica.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter.

Tags: Angela TanoesoedibjoDestinasiLabuan BajoPeta Wisata IndonesiaTravelling Indonesia
Previous Post

Sirkuit Janoko 4×4 Bantul Jadi Venue Final Round Kejurnas IMI Adventure Off-Road 2023

Next Post

Rawon dan Laksa, Kuliner Berkuah khas Indonesia yang Mendunia

Related Posts

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan
Destination

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara
Destination

Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara

August 28, 2026
Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar
Destination

Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar

July 24, 2026
Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton
Destination

Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

July 23, 2026
Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali
Destination

Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali

December 9, 2025
Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi
Destination

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Next Post
Rawon dan Laksa, Kuliner Berkuah khas Indonesia yang Mendunia

Rawon dan Laksa, Kuliner Berkuah khas Indonesia yang Mendunia

Popular

  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kreasi Tari Tortor, Warisan Budaya Batak Toba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022