• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Nasi Tumpeng Tak Sekedar Kuliner Nusantara

Beno Alfredo by Beno Alfredo
May 20, 2022
in Food
Nasi Tumpeng Tak Sekedar Kuliner Nusantara

Nasi Tumpeng - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Indonesia memang negeri kaya dalam berbagai hal. Kaya akan tempat-tempat wisata yang indah, kaya akan ragam budaya, serta kulinernya yang lezat.

Berbicara mengenai kuliner Indonesia, makanan-makanan ini tidak hanya merupakan santapan biasa. Ternyata ada beberapa makanan khas Nusantara yang memiliki filosofi menarik di baliknya.

Memiliki bentuk yang menarik hingga warna yang diatur, tentunya filosofi kuliner asal Indonesia ini akan selalu mengingatkan kita pada nilai-nilai kehidupan.

Nasi tumpeng adalah kuliner yang umumnya disajikan dalam perayaan 17 Agustus atau dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ternyata, bentuk kerucut nasi tumpeng dan jenis lauk pauknya memiliki makna tersendiri. Tumpeng merupakan bentuk representasi hubungan antara Tuhan dengan manusia, dan manusia dengan sesamanya.

Bentuk yang menjulang ke atas juga menyimbolkan harapan agar tingkat kehidupan manusia semakin ‘tinggi’ atau sejahtera. Selain itu, merujuk pada istilah dalam masyarakat Jawa, kata ‘tumpeng’ merupakan akronim dari istilah “yen metu kudu mempeng”, yang berarti “ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat.”

Tumpeng berbentuk kerucut biasanya disajikan beralaskan daun pisang dengan dikelilingi lauk-pauk berjumlah 7 macam. Dalam bahasa Jawa angka 7 disebut pitu, yang juga bisa diartikan sebagai pitulungan atau pertolongan.

Meski identik dengan nasi kuning, awalnya tumpeng dibuat dengan nasi putih yang melambangkan apa yang dikonsumsi seharusnya berasal dari sumber yang bersih dan halal.

Lauk ayam yang biasa digunakan pada nasi tumpeng adalah olahan ayam jantan atau ayam jago. Hal ini mempunyai makna untuk menghindari sifat-sifat buruk seperti congkak, sombong, dan merasa benar sendiri.

Olahan ikan seperti lele atau teri dalam tumpeng menggambarkan keuletan dan perjuangan hidup, serta makna kebersamaan dan kerukunan.

Pelengkap lainnya seperti telur rebus melambangkan kebulatan tekad, sementara sayur urap punya makna kedamaian, keyakinan, serta kesuburan.

Selain itu, cabai merah yang dipotong menyerupai kelopak bunga melambangkan api dan memberikan penerangan sehingga bermanfaat buat orang sekitar.

tentang nasi tumpeng

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya setiap penyajian bahkan bentuk tumpeng memiliki makna dan sampai pada cara memotong tumpengnya pun menyimpan arti.

Memotong tumpeng harus dimulai dari puncaknya. Puncaknya haruslah dipotong oleh orang dihormati atau orang yang dituakan. Baru setelahnya dilanjutkan oleh orang-orang yang memiliki hajatan.

Meskipun tumpeng telah ada jauh sebelum masuknya Islam di pulau Jawa, namun pada perkembangannya nasi tumpeng dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa dan dianggap sebagai pesan leluhur mengenai permohonan kepada Yang Maha Kuasa.

Tumpeng adalah bagian terpenting dalam perayaan kenduri tradisional. Perayaan tersebut pun merupakan wujud dari rasa syukur dan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas melimpahnya hasil panen dan berkah lainnya.

Tags: KulinerLocal FoodMakananNasi TumpengPeta Wisata IndonesiaTravelling IndonesiaTumpeng
Previous Post

NCT Dream dan Red Velvet Meriahkan Istora Senayan

Next Post

Festival Film Internasional Balinale 2022

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Festival Film Internasional Balinale 2022

Festival Film Internasional Balinale 2022

Popular

  • Ilustrasi Kain Besurek Bengkulu

    Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Keberagaman Pakaian Adat Kerajaan Mataram Kuno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022