• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung

Austin Devon by Austin Devon
August 11, 2022
in Food
Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung - Dok. Istimewa

Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Sebagai negara maritim, ikan menjadi salah satu lauk utama di Indonesia. Di antara olahan ikan yang melegenda adalah seruit. Kuliner khas Lampung ini bahkan diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2015.

Seruit adalah masakan ikan yang digoreng atau dibakar dicampur sambal terasi, tempoyak, atau bisa juga sambal mangga. Tempoyak adalah jenis makanan khas etnis Melayu di Pulau Sumatra, terbuat dari durian yang sudah melalui proses fermentasi.

Perpaduan rasa dari sambal terasi dan sambal tempoyak atau sambal mangga, memberikan cita rasa pedas, asam, dan manis yang menambah kenikmatan saat menyantap seruit.

Biasanya yang digunakan adalah ikan sungai, seperti belide, baung, layis, dan lain-lain. Karena lampung dekat dengan laut, bisa juga digunakan ikan laut. Makanan ini dilengkapi dengan lalapan.

Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung
Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung

Seruit merupakan makanan khas masyarakat Lampung Pepadun. Olahan ikan ini biasanya menjadi makanan utama saat kumpul bersama. Seperti masyarakat Indonesia di daerah lainnya, orang Lampung juga gemar berkumpul dan bersilaturahmi. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan.

Orang Lampung menyebut tradisi makan bersama saat acara kumpul-kumpul sebagai nyeruit. Tradisi kumpul dan makan bersama ini mengandung nilai kekeluargaan yang kuat. Seruit jadi menu wajib saat momen berkumpul tersebut.

Proses pembuatan olahan ikan khas Lampung ini tidaklah sulit. Sebelum digoreng, ikan akan dilumuri dulu dengan bawang putih, garam, ketumbar, kunyit, dan jahe yang sudah dihaluskan. Setelah bumbu meresap, barulah ikan tersebut digoreng.

Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung
Seriut, Sensasi Olahan Ikan khas Lampung

Kalau ikannya dibakar, saat sudah setengah matang ikan akan dioles dengan kecap dan campuran bumbu yang dihaluskan. Ikan kemudian dibakar lagi hingga matang.

Ikan yang sudah dibakar ataupun digoreng disajikan bersama sambal dan aneka jenis lalapan. Makanan ini akan sangat cocok dinikmati bersama sepiring nasi hangat.

Setelah menyantap seruit yang bercita rasa pedas, masyarakat Lampung biasa meminum serbat kweni. Minuman khas Lampung ini terbuat dari mangga kweni yang diserut tipis-tipis, lalu diberi air gula, susu kental manis, dan es batu. Rasanya segar banget, dan mampu mengobati rasa pedas setelah menyantap seruit.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: KulinerLampungPeta Wisata IndonesiaSeruitTravelling Indonesia
Previous Post

The Upstairs Segera Mentas di Allgorhythm Fest

Next Post

Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Tradisi Tepuk Tepung Tawar Kepulauan Riau - Disbud. Kepri

Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

Popular

  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Musik Warisan Nenek Moyang khas Bangka Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022