• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Tawurji, Tradisi Sedekah Membagikan Koin di Keraton Cirebon

Austin Devon by Austin Devon
September 23, 2022
in Art & Culture
Tawurji, Tradisi Sedekah Membagikan Koin di Keraton Cirebon

Tawurji, Tradisi Sedekah Membagikan Koin di Keraton Cirebon - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – “Tawurji, tawurji, tawur tuan aji, semoga dawa umur.” Artinya, tawurji, tawurji, tabur bapak aji, semoga panjang umur.

Demikian lantunan syair para abdi dalem Keraton Kanoman di Cirebon setelah memungut koin dan permen pada acara tawurji di Keraton Cirebon.

Tawurji sendiri berasal dari kata tawur dan aji. Tawur artinya melempar atau menebar, sedangkan aji merujuk pada tuan haji atau orang yang mampu.

Tradisi yang dilakukan sejak abad ke-15 ini konon bermula dari tindakan Sunan Gunung Jati yang memberi uang koin kepada murid Syekh Lemahabang yang dianggap sesat dan nasibnya terlunta-lunta sebagai bekal bertahan hidup.

Sunan Gunung Jati juga beramanat, “Ingsun titip tajug lan fakir miskin” – saya titip musala (tempat ibadah) dan fakir miskin.

Pemberian sedekah oleh pimpinan Keraton Cirebon yang juga tokoh penyebar Islam di Jawa itu menjadi tradisi dan lestari hingga kini.

Tradisi menyebar koin itu terus dilaksanakan hingga kini sebagai bentuk sedekah dan berbagi rezeki dari keluarga keraton kepada warga sekitar.

Tawurji digelar sebagai bagian dari rangkaian tradisi Rebo Wekasan yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar. Dalam rangkaian acara itu, dilaksanakan juga tradisi ngapem.

Ngapem merupakan ritual membuat dan membagikan apem, kue berbahan tepung beras dan ragi, kepada warga sekitar keraton. Tradisi ini dilakukan untuk menolak bala. Apem yang putih menyimbolkan perilaku suci.

Tradisi tawurji dan tradisi ngapem digelar sebagai bentuk sedekah dan doa kepada Allah SWT agar terhindar dari segala marabahaya.

Acara itu juga diisi dengan doa bersama ke hadirat Allah SWT dan tawasul para wali serta leluhur raja-raja terdahulu.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: CirebonKeraton KanomanPeta Wisata IndonesiaSeni dan BudayaTawurjiTradisiTravelling Indonesia
Previous Post

Umah Madu, Kafe Unik di Kawasan Bogor

Next Post

Semarang Heritage Family Run Tawarkan Sport Tourism Keluarga

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Semarang Heritage Family Run

Semarang Heritage Family Run Tawarkan Sport Tourism Keluarga

Popular

  • Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayyang Pattudu, Tradisi Khatam Al-Qur’an Polewali Mandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Zapin, Cerminan Keindahan Budaya Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022