• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Travel

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival 2023

Beno Alfredo by Beno Alfredo
November 28, 2022
in Travel
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival 2023

Tugu Yogyakarta - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – ASEAN Tourism Festival (ATF) akan digelar pada 2 hingga 5 Februari 2023 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sesuai dengan namanya, gelaran ATF ini rencananya akan diikuti oleh negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Dinas Pariwisata DIY menyiapkan berbagai kesenian untuk ditampilkan keapda tamu-tamu ATF, selain itu juga menggelar pameran ekonomi kreatif yang ada di Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menjelaskan, ATF yang akan digear di DIY memiliki dua agenda.

Agenda pertama adalah pertemuan menteri pariwisata di ASEAN dan ditambah dari 5 negara lain.
“Pertemuan antar menteri akan digelar di Hotel Marriot. Nanti mereka berdiskusi, dan mungkin ada deklarasi yang terkait dengan perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ucap dia, Sabtu 26 November 2022.

Agenda kedua adalah Travel Exchange yang akan dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC). Dalam travel exchange ini, ada dua sub agenda di dalamnya, yakni bussiness to consumers (b to c) dan B to B (business to business).

“B to C itu pameran untuk masyarakat dan delegasi untuk umum. Kalau B to B diperuntukkan bagi delegasi saja. Di situ akan ditampilkan para travel agent, hotel, desa wisata yang jual paket wisatanya,” jelas Singgih.

Angin segar bagi pariwisata DIY

Menurut Singgih dengan adanya gelaran ATF di DI Yogyakarta dapat menjadi angin segar bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta. Karena, ATF merupakan agenda Travel Exchange terbesar saat pandemi Covid-19.

“Kemarin kita sudah lakukan Jogja International Travel Marget, dihadiri 13 negara. Ini dihadiri 25 negara, jadi momentum bagus,” tambahnya.

Singgih berharap agenda ATF ini dapat menjadi investasi kedepan karena dengan adanya kegiatan pameran wisata internasional ini dapat menawarkan secra langsung potensi wisata di DIY. Ditambah pada tahun depan, diprediksi terjadi resesi ekonomi di dunia.

“Saat Covid pariwisata di Yogyakarta sangat resilience dengan potensi domestik dan lokal. Kan orang Yogyakarta yang berwisata di Yogyakarta, kita punya pengalaman itu. Tapi tetap waspada juga,” tutur dia.

Untuk meghadapi resesi ekonomi tahun depan menurut dia yang terpenting bagi industri pariwisata adalah kolaborasi dan juga inovasi.

“One man show itu nggak bisa, kita harus bersama-sama. Paket-paket wisata itu kan kolaboratif, kita menjualnya Jogja and Beyond. Jadi, bisa ke Jogja, Borobudur, Jawa Tengah yang lain, bisa ke Jatim, tapi balik ke Jogja lagi,” tutupnya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: ASEAN Tourism FestivalPeta Wisata IndonesiaTravelTravelling IndonesiaYogyakarta
Previous Post

Sajian Menggoda Es Krim A-Ngie di Batok Kelapa Muda

Next Post

Lost Lindenberg, Magnet Baru Little Canggu

Related Posts

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali
Travel

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

July 3, 2025
Rute Baru AirAsia Adelaide-Bali Perkuat Akses Wisman Australia ke Indonesia
Travel

Rute Baru AirAsia Adelaide-Bali Perkuat Akses Wisman Australia ke Indonesia

June 30, 2025
Kemenpar Promosikan Destinasi Bali dan Jakarta ke Pasar India
Travel

Kemenpar Promosikan Destinasi Bali dan Jakarta ke Pasar India

June 19, 2025
Pungutan Pajak Wisatawan Mancanegara ke Bali Segera Diberlakukan
Travel

Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Kembali Normal!

June 19, 2025
Kolaborasi Pelaku Jasa Wisata di Banyuwangi Travel Mart 2025
Travel

Kolaborasi Pelaku Jasa Wisata di Banyuwangi Travel Mart 2025

June 12, 2025
Kapal Wisata Tenggelam di Bengkulu, Kemenpar Berikan Himbauan
Travel

Kapal Wisata Tenggelam di Bengkulu, Kemenpar Berikan Himbauan

May 13, 2025
Next Post
Lost Lindenberg, Magnet Baru Little Canggu

Lost Lindenberg, Magnet Baru Little Canggu

Popular

  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Kwangkey, Upacara Kematian Suku Dayak Benuaq

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polopalo, Alat Musik Tradisional Asal Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022