• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Destination

Kenaikan Tarif Masuk Wisatawan di Taman Nasional Komodo

Beno Alfredo by Beno Alfredo
November 22, 2024
in Destination
Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT

Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT. (Kemenparekraf)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Sejak akhir Oktober 2024 lalu, Balai Taman Nasional (TN) Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menaikkan tarif masuk untuk wisatawan.

Kenaikan ini tak hanya memengaruhi biaya masuk, tetapi juga menyederhanakan struktur tiket. Yakni, dengan menggabungkan beberapa paket kegiatan ke dalam satu tiket terintegrasi.

Untuk wisatawan nusantara (wisnus), tiket masuk pada hari kerja kini menjadi Rp50.000, naik dari sebelumnya Rp35.000.

Baca:

  • Maskapai Garuda Indonesia Kembali Mengudara di Halim Perdanakusuma
  • Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa
  • Sate Bandeng Khas Banten, Karya Juru Masak Sultan Hasanuddin

Saat akhir pekan atau hari libur, tarif naik lebih signifikan menjadi Rp75.000.

Tiket tersebut sudah mencakup kegiatan trekking, pengamatan satwa liar, hingga snorkeling, yang sebelumnya dikenakan biaya terpisah.

Sebelum aturan baru ini berlaku, tiket masuk TN Komodo hanya Rp7.500 pada hari libur dan Rp5.000 pada hari kerja.

Itu belum termasuk biaya tambahan untuk berbagai kegiatan. Seperti trekking (mulai Rp5.000), pengamatan kehidupan liar (mulai Rp10.000), dan snorkeling (mulai Rp15.000).

Sementara itu,  untuk wisatawan mancanegara (wisman), tarif baru ditetapkan sebesar Rp250.000 per orang, berlaku sepanjang minggu. Baik hari kerja maupun hari libur.

Tiket ini juga sudah mencakup akses ke seluruh kegiatan populer di kawasan taman nasional, dari trekking hingga snorkeling.

Sedangkan, Rawuh Pradana, staf Balai TN Komodo, menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan menyederhanakan pengalaman wisatawan.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: DestinasiPeta Wisata IndonesiaTaman Nasional KomodoTravelling Indonesia
Previous Post

Hilton Garden Inn, Suguhan Penginapan Modern di Bali

Next Post

Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa

Related Posts

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan
Destination

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara
Destination

Indonesia Perluas Pasar Wisata Selam Maratua ke Asia Tenggara

August 28, 2026
Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar
Destination

Menjelajahi Pesona Air Terjun Grojogan Sewu di Karanganyar

July 24, 2026
Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton
Destination

Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

July 23, 2026
Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali
Destination

Pesona Alam dari Destinasi Wisata Hidden Gems di Bali

December 9, 2025
Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi
Destination

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Next Post
Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa

Sejarah Wayang Purwa dan Perkembangan dari Masa ke Masa

Popular

  • Ilustrasi Kain Besurek Bengkulu

    Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Keberagaman Pakaian Adat Kerajaan Mataram Kuno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022