• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

3 Kuliner khas Aceh, Hanya Ada Selama Ramadan!

Austin Devon by Austin Devon
April 4, 2023
in Food
3 Kuliner khas Aceh, Hanya Ada Selama Ramadan!

Kuliner khas Aceh, Sambai Oen Peugaga. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Aceh memiliki tiga kuliner khas yang wajib dicoba saat bulan Ramadan. Panganan ini akan sulit ditemui jika hari-hari biasa, bahkan bahan makanannya sudah mulai langka.

Ketiga makanan itu yaitu Sambai Oen Peugaga, Ie Bu Peudah dan Kanji Rumbi. Di samping nyaris tidak dijual di pasaran pada hari biasa, orang-orang yang terampil mengolahnya juga sudah mulai jarang ditemui.

Tak heran jika makanan ini selalu diburu warga Aceh saat Ramadan.

Baca:

  • Danau Kaco Jambi, Punya Air Sebening Kaca
  • Mengenal Megengan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan di Demak
  • Anyaman Daun Pandan khas Arborek di Raja Ampat

Sambai Oen Peugaga

Sambai Oen Peugaga
Sambai Oen Peugaga.

Sambai Oen Peugaga, bahan baku makanan ini terdiri dari racikan 44 dedaunan yang tumbuh hidup di Hutan Aceh. Diyakini, makanan ini menjadi favorit bagi indatu (nenek moyang) yang telah ada pada masa zaman kerajaan Aceh.

Sambai Oen Peugaga sendiri berarti sambal daun pegagan. Meski disebut sambal, namun ini bukanlah sambal seperti yang dikenal selama ini, sebaliknya justru mirip dengan urap sayur.

Lalapan menu makanan tradisional yang unik ini disantap dengan taburan kelapa parut. Rasa yang khas, membuatnya sering jadi menu digemari untuk berbuka puasa.

Setiap jenis daun yang digunakan dalam meracik Sambai Oen Peugaga memiliki khasiat tersendiri. Jenis daun itu yakni, daun jeruk purut, daun mengkudu, daun pegagan, daun sigeuntot, daun lawah dan puluhan jenis daun lainnya. Aslinya, makanan ini dibuat dengan mencampur 44 jenis daun yang berbeda-beda.

Kanji Rumbi

Kanji Rumbi e1680606204629
Kanji Rumbi.

Kuliner ini berbentuk seperti bubur ayam. Bahan baku utamanya adalah beras. Sebagai pendampingnya ada ayam, udang rebus, dan beragam rempah terbaik milik bumi Serambi Mekah.
Namun jika bubur ayam terasa tawar dan butuh tambahan kuah berbumbu, kanji rumbi justru punya rempah yang kaya di dalamnya. Kanji Rumbi dibuat dengan tambahan bumbu seperti ketumbar, merica, jahe, pekak, adas manis, kayu manis, bawang merah, dan biji pala.

Untuk menghasilkan Kanji Rumbi terbaik, beras disangrai sampai kuning dan ditumbuk halus. Beras halus ini kemudian direbus dengan air sampai menjadi bubur yang halus.

Di dalam rebusan bubur tersebut, bumbu yang dibungkus kain tipis. Sebagai bahan pelengkap, ayam rebus juga disiapkan. Aneka bumbu untuk merebus bubur juga dilakukan ke ayam.

Bila semua sudah matang, lalu disajikan bersama dengan ditambah bawang goreng.

Ie Bu Peudah

Ie Bu Peudah e1680606153393
Ie Bu Peudah.

Ie bu peudah adalah masakan makanan sejenis bubur yang dimasak dari berbagai ramuan dan diolah dari 44 macam jenis dedaunan hutan seperti, daun pegagan, capa, oen tahe, daun muling dan sebagainya, tentunya daun yang digunakan masih muda. Namun seiring berkembangnya zaman, daun-daun yang digunakan itu sangat sulit untuk didapat kembali.

Lalu, masakan itu dicampurkan dengan lada, kunyit, lengkuas, dan bawang putih. Adonan rempah itu kemudian dicampur dengan beras dan kelapa yang telah diparut.

Namun ada satu yang berbeda, bubur nasi ini terasa lebih pedas dibanding bubur biasa. Ie bu peudah dalam bahasa Aceh berarti nasi pedas, maka sajian ini memang punya ciri khas rasa yang pedas.

Makanan khas Aceh Besar ini sudah turun temurun dilestarikan. Selama Ramadan, tiap desa memasak ie bu peudah di Masjid dan dibagikan ke masyarakat. Tak ketinggalan, budaya gotong royong menjadi kunci dalam memasak Ie Bu Peudah.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: AcehIe Bu PeudahKanji RumbiKulinerPeta Wisata IndonesiaSambai Oen PeugagaTravelling Indonesia
Previous Post

Danau Kaco Jambi, Punya Air Sebening Kaca

Next Post

Peduli Anak Autis, Pameran Lukisan Digelar di Fairmont Hotel

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Peduli Anak Autis, Pameran Lukisan Digelar di Fairmont Hotel

Peduli Anak Autis, Pameran Lukisan Digelar di Fairmont Hotel

Popular

  • Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayyang Pattudu, Tradisi Khatam Al-Qur’an Polewali Mandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Zapin, Cerminan Keindahan Budaya Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022