• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Besale, Ritual Pengobatan Suku Anak Dalam

Beno Alfredo by Beno Alfredo
August 26, 2022
in Art & Culture
Upacara Adat Besale

Upacara Adat Besale - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Upacara adat Besale atau Basale adalah ritual pengobatan yang dilaksanakan Suku Anak Dalam atau suku Kubu, yang tersebar di Sumatra Tengah khususnya Jambi. Dalam ritual itu, masyarakat Anak Dalam memohon kepada para dewa dan roh-roh leluhur untuk diberi keberkahan dan dijauhkan dari segala malapateka.

Upacara Besale dilaksanakan untuk menyembuhkan orang yang sakit akibat roh jahat. Masyarakat Anak Dalam percaya bahwa penyakit yang diderita oleh keluarga atau kerabat merupakan pertanda terjadinya ketidakselarasan antara dunia manusia dan dunia gaib. Itu sebabnya, perlu digelar upacara untuk mengembalikan keseimbangan dan keselarasan.

Upacara Adat Besale

Upacara adat Besale yang dilakukan ketika ada permintaan dari masyarakat untuk melakukan pengobatan. Dukun lalu mendiagnosa jenis penyakit yang diderita.

Tidak semua penyakit dapat diobati oleh dukun. Untuk sebagian jenis penyakit, dukun akan menyarankan pada warga yang sakit untuk berobat ke dokter. Jenis penyakit yang dapat disembuhkan lebih kepada penyakit guna-guna yang dapat diobati dengan menggunakan mantra-mantra.

Upacara Besale dilaksanakan oleh Orang Rimba sejak dulu kala dan bertahan hingga kini. Terdapat beberapa jenis Ritual Besale, tergantung dari jenis dan kondisi penyakit yang akan diobati. Jenis-jenis Upacara Besale sebagai berikut:

  • Basale besar untuk menyembuhkan penyakit berat.
  • Basale kecil bermalim beringin tiga pangkat untuk menyembuhkan sakit ringan.
  • Basale bermalim sale untuk menyembuhkan sakit ringan.
  • Basale bermalim suraian untuk menyembuhkan sakit “gila”, lupa ingatan, dan dungu.
  • Basale bermalim gelemat, untuk menyembuhkan sakit bagi perempuan hamil dan ingin keturunan.
  • Basale bermalim katu aro untuk menyembuhkan sakit melahirkan.
  • Basale bermalim bujuk untuk mencari jodoh dan bernazar.
  • Basale bermalim puncak meligai untuk upacara selamatan besar.
  • Basale bermalim timbang dundangan, untuk upacara perkawinan.
  • Basale bermalim jadi (bermalim datuk) untuk wabah penyakit.

Upacara adat besale dilakukan pada malam hari. Pada siang hari sebelum upacara dimulai, diadakan beterkas atau mempersiapkan sarana yang dibutuhkan untuk upacara.

Upacara Adat Besale

Perlengkapan upacara yang dibutuhkan adalah lonceng dari kuningan dengan suara nyaring, dua mangkuk kecil untuk jampi-jampi, kain putih, barte atau bertih (bunga yang dibuat dari beras kering yang ditumbuk), kemenyan, rumah-rumahan kecil dari kayu dan anyaman (balei atau balai), 19 burung-burungan dari daun kelapa, dan sesajen.

Dinding pada balei terbuat dari bambu yang diraut seperti lidi dan tiangnya dari batang kelumbi. Di dalam balei akan disimpan berbagai jenis cace atau kue dan dindingnya akan dipasang hiasan.

Upacara Adat Besale

Setelah persiapan selesai, prosesi upacara adat akan dipimpin oleh dukun yang memang sudah turun-temurun mewarisi ilmu pengobatan ini. Dukun akan menyanyikan mantra-mantra sambil menari untuk orang yang sedang sakit.

Dukun pun akan dalam kondisi setengah sadar karena tubuhnya dirasuki arwah nenek moyang dan di momen ini lah pengobatan dimulai. Sesajen yang sudah disiapkan akan dipersembahkan kepada dewa-dewa dan para leluhur agar memberikan kebaikan dan menjauhkan masyarakat Anak Dalam dari malapetaka.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: Peta Wisata IndonesiaSeni dan BudayaSuku Anak DalamTravelling IndonesiaUpacara Adat Besale
Previous Post

Seejontor FC Tour De’ Jabar, Silaturahmi Sepak Bola Para Jurnalis

Next Post

Nasi Cala, Kuliner Unik dari Halmahera Barat

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Sajian Nasi Cala khas Halmahera Barat

Nasi Cala, Kuliner Unik dari Halmahera Barat

Popular

  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Alat Musik Warisan Nenek Moyang khas Bangka Belitung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022