• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Pecel Koyor, Kelezatan Kuliner khas Semarang

Beno Alfredo by Beno Alfredo
May 5, 2023
in Food
Pecel Koyor, Kelezatan Kuliner khas Semarang

Pecel Koyor khas Semarang. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Mendengar namanya, mungkin sebagian dari kita masih terasa asing dengan kuliner yang satu ini. Jika pecel biasanya berisi sayur mayur yang dicampur dengan bumbu kacang, namun pada pecel koyor khas Semarang, ada tambahan bahan berupa urat kaki sapi yang menambah nikmat pecel ini.

Pecel koyor memiliki komposisi bahan-bahan berupa, sayuran yang terdiri dari kacang panjang, kol, sawi putih, kangkung, tauge dan koyor atau urat sapi. Semua sayuran kemudian direbus dalam air mendidih dan diamkan sebentar sehingga sayuran menjadi lunak.

Sebagai bumbu pecelnya, kacang sangrai di uleg agak halus dengan campuran bawang putih, cabai keriting dan cabai rawit yang sudah di sangrai. Setelah di uleg menjadi agak halus, kemudian semua bahan tadi dicampur dengan air matang secukupnya. Air sebaiknya tidak terlalu banyak agar mempertahankan kekentalan bumbu pecel sehingga tidak terlalu encer.

Baca:

  • Garang Asem, Jadi Kuliner Primadona di Kudus
  • Pulau Wangi-wangi, Pesona Dunia Bawah Laut Wakatobi
  • Barong Ider Bumi, Ritual Adat Menolak Bala di Banyuwangi

Sedangkan koyor merupakan urat kaki sapi, sebagian masyarakat bahkan ada yang menyebutnya berasal dari urat kemaluan sapi. Urat-urat tersebut direbus setengah matang dengan menggunakan rempah-rempah berupa salam, laos, dan sedikit garam hingga empuk.

Kemudian digoreng hingga matang sehingga kelihatan berlemak. Koyor memiliki tekstur yang lebih lembut daripada kikil sapi biasa. Koyor kemudian dipotong kecil-kecil seukuran setengah sentimeter.

Usai menyiapkan ketiga bahan utama tersebut, kemudian baru menyiapkan nasi yang beralaskan daun pisang dengan memberikan sayuran yang sudah direbus, terdiri dari kacang panjang, kol, sawi putih, kangkung dan tauge.

Taburi dengan bumbu pecel yang kental dan tidak lupa diberikan potongan koyor. Untuk menambah nikmat sajian pecel koyor hidangkan dengan rempeyek sebagai pengganti krupuk.

Begitu kita mencicipi sajian khas kuliner yang bisa kita temui di sebagian Jawa Tengah ini, rasa bumbu pecel yang kental begitu terasa dominan dan memberikan sensasi rasa sedap dengan pedas yang mantap.

Irisan koyor yang memiliki tekstur empuk satu persatu mudah dikunyah sehingga sensasi rasa koyor saat dikunyah memberikan nuansa rasa tersendiri dari pecel yang banyak ditemui di Kawasan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: KulinerPecel KoyorPeta Wisata IndonesiaSemarangTravelling Indonesia
Previous Post

Tradisi Seren Taun di Kampung Budaya Sindang Barang

Next Post

Berikut 5 Destinasi Wisata Alam Terbaru 2023

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Berikut 5 Destinasi Wisata Alam Terbaru 2023

Berikut 5 Destinasi Wisata Alam Terbaru 2023

Popular

  • Ilustrasi Kain Besurek Bengkulu

    Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Keberagaman Pakaian Adat Kerajaan Mataram Kuno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022