• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Merchandise

Totopong, Tutup Kepala ‘Si Kabayan’ Ala Masyarakat Sunda

Beno Alfredo by Beno Alfredo
January 7, 2025
in Merchandise
Totopong, Tutup Kepala ‘Si Kabayan’ Ala Masyarakat Sunda

Totopong khas Sunda. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Sosok Kabayan mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Sosok bersahaja dan lucu ini sering kita jumpai dalam film-film, tulisan, bahkan komik.

Si Kabayan bujang Sunda ini selalu digambarkan memakai tutup kepala khas Sunda. Tapi, belum banyak orang yang tahu tentang ikat kepala yang sering digunakan si Kabayan tersebut.

Usut punya usut, ikat kepala yang sering digunakan oleh Kabayan bernama totopong. Totopong merupakan kebudayaan khas Sunda berbentuk tutup kepala sejenis blangkon bagi masayarakat Jawa Tengah atau udeng bagi masyarakat Bali.

Baca:

  • Keunikan Tas Koja, Karya Seni Asal Suku Baduy
  • Pilihan Kuliner Khas Ponorogo Bercitarasa Mendunia
  • Kampung Durian Jember, Jadi Destinasi Favorit Wisata Alam

Pada 2012 lalu, totopong secara resmi diperkenalkan oleh Pemerintahan Kota Bogor kepada turis mancanegara sebagai salah satu ciri khas baru bagi masyarakat Sunda Bogor.

Dasarnya, totopong merupakan kain batik bermotif Sunda berbentuk persegi dengan ukuran 50×50 cm. Kain ini kemudian diikatkan pada kepala dan dibentuk sesuai dengan variasi yang diinginkan.

Secara umum, terdapat tujuh variasi bentuk dalam totopong, yaitu bentuk barambang semplak, parekos nangka, parekos jengkol, tutup liwet, lohen, porten, dan kole nyangsang. Semua variasi totopong tersebut mempunyai keunikan masing-masing.

Berbagai variasi bentuk tersebut merupakan salah satu daya tarik yang ada dalam totopong, berbeda dengan blangkon dan udeng yang bentuknya sudah ajeg dan tidak bisa diubah-ubah.

Selain itu, pada totopong juga terpampang batik Bogor dengan berbagai motif. Totopong biasa dijual dengan harga Rp20.000/potong atau bisa lebih mahal atau lebih murah tergantung pada kerumitan motif batik yang ditawarkannya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: MerchandisePeta Wisata IndonesiaSundaTotopongTravelling Indonesia
Previous Post

Pengda Banten Merasa Terhormat Gelar Rakernas IOF 2024

Next Post

Rakernas IOF Hasilkan Sejumlah Event Off-Road Spektakuler Sepanjang 2025

Related Posts

Keunikan Tas Koja, Karya Seni Asal Suku Baduy
Merchandise

Keunikan Tas Koja, Karya Seni Asal Suku Baduy

December 12, 2024
Galery Komodo Gift Store, Pusat Cendera Mata Khas NTT
Merchandise

Galery Komodo Gift Store, Pusat Cendera Mata Khas NTT

October 28, 2024
Anyaman Daun Pandan khas Arborek di Raja Ampat
Merchandise

Anyaman Daun Pandan khas Arborek di Raja Ampat

June 29, 2024
Industri Merchandise Lokal, Perkuat Sektor Parekraf Indonesia
Merchandise

Industri Merchandise Lokal, Perkuat Sektor Parekraf Indonesia

December 18, 2023
Kipas Kayu Cendana
Merchandise

Kreasi Unik Kipas khas Bali dari Kayu Cendana dan Keistimewaannya!

December 15, 2023
Anyaman Bambu Kreasi Sukabumi Masih Menjadi Primadona
Merchandise

Anyaman Bambu Kreasi Sukabumi Masih Menjadi Primadona

November 23, 2023
Next Post
Rakernas IOF Hasilkan Sejumlah Event Off-Road Spektakuler Sepanjang 2025

Rakernas IOF Hasilkan Sejumlah Event Off-Road Spektakuler Sepanjang 2025

Popular

  • Masjid Al Kamil Jadi Primadona Wisata di Sumedang

    Masjid Al Kamil Jadi Primadona Wisata di Sumedang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakaian Adat Aceh, Perpaduan 3 Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makna Kain Poleng Bali, Simbol Rwa Bhineda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ashley Hotel Jakarta, Tawarkan Staycation Berkelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Destinasi Pilihan “Self Healing” di Ubud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

February 6, 2026
Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

Pantai Nirwana, Serpihan Surga di Tanah Buton

February 6, 2026
Innit Lombok, Istana Pasir Penuh Ketenangan

Innit Lombok, Istana Pasir Penuh Ketenangan

February 5, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022