• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Hits

Jakarta Berbenah, 23 Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan di Ibu Kota

Beno Alfredo by Beno Alfredo
June 21, 2022
in Hits
Jakarta Berbenah, 23 Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan di Ibu Kota

Jakarta Berbenah, 23 Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan di Ibu Kota

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Jakarta berbenah, sejumlah tokoh Betawi dipilih jadi nama jalan di DKI Jakarta. Nama-nama tokoh Betawi telah dipatenkan sebagai nama jalan, mengganti nama jalan sebelumnya di Ibu Kota.

Total ada 23 nama jalan di Jakarta yang resmi diubah oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Seperti nama jalan yang diambil dari komedian Haji Bokir dan Mpok Nori.

Anies juga mengubah nama Jalan Raya Kebayoran Lama menjadi Jalan Bang Pitung. Si Pitung merupakan salah satu tokoh jawara dari Betawi.

Selain nama jalan, terdapat dua nama gedung dan sejumlah zona hingga nama kampung, telah berganti dengan nama-nama tokoh Betawi.

Pergantian nama jalan di Jakarta dan lainnya itu diresmikan Anies Baswedan di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jakarta Selatan, Senin 20 Juni 2022.

Pelang Jalan H Bokir bin Djiun yang menggantikan nama Jalan Raya Pondok Gede 2

Orang nomor satu di DKI Jakarta mengatakan pemberian nama jalan tak bersifat abadi. Oleh sebab itu, ia menjamin data administrasi milik warga aman sehingga tak perlu khawatir.

Penamaan jalan sudah melalui koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi DKI Jakarta, dan perangkat daerah.

Perubahan nama jalan ini dipastikan tidak akan menimbulkan masalah pada perubahan dokumen, kepemilikan properti hingga alamat di Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor.

Pelang Jalan Mpok Nori yang menggantikan nama Jalan Raya Bambu Apus

Penamaan jalan dengan nama tokoh Betawi merupakan apresiasi terhadap kontribusi mereka terhadap perjalanan Jakarta. Generasi muda diharapkan mengenang dan menjadikan tokoh-tokoh Betawi sebagai inspirasi.

Kebijakan ini juga diharapkan dapat membuat penataan kota menjadi lebih baik karena ada nama yang lebih terperinci.

Anies menambahkan kalau di Jakarta semua orang dari seluruh Indonesia berkumpul, difasilitasi dan disambut hangat. Maka dari itu, tanah Betawi dianggap berkontribusi besar terhadap berbagai sektor.

Majelis Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi memberi Gelar Kehormatan Tokoh Betawi kepada 11 orang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Ahad (31/10).

Pemprov DKI Jakarta ingin menjadikan jalan di Jakarta sebagai ‘museum peradaban’ yang dapat dikenang oleh warga Jakarta lintas generasi ketika mereka sedang berjalan kaki maupun berkendara melewati jalan tersebut.

Nama Jalan dari 23 Nama Tokoh Betawi:
1. Jalan Entong Gendut sebelumnya Jalan Budaya
2. Jalan Haji Darip sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya
3. Jalan Mpok Nori sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus
4. Jalan H Bokir Bin Dji’un sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede
5. Jalan Raden Ismail sebelumnya Jalan Buntu
6. Jalan Rama Ratu Jaya sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat
7. Jalan H Roim Sa’ih sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat
8. Jalan KH Ahmad Suhaimi sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur
9. Jalan Mahbub Djunaidi sebelumnya Jalan Srikaya
10. Jalan KH Guru Amin sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi utara
11. Jalan Hj Tutty Alawiyah sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya
12. Jalan A Hamid Arief sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5
13. Jalan H Imam Sapi’ie sebelumnya Jalan Senen Raya
14. Jalan Abdullah Ali sebelumnya Jalan SMP 76
15. Jalan M Mashabi sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya sisi utara
16. Jalan HM Shaleh Ishak sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya sisi selatan
17. Jalan Tino Sidin sebelumnya Jalan Cikini VII
18. Jalan Mualim Teko sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke
19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat
20. Jalan Guru Ma’mun sebelumnya Jalan Rawa Buaya
21. Jalan Kyai Mursalin sebelumnya jalan di Pulau Panggang
22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad sebelumnya jalan di Pulau Panggang
23. Jalan Bang Pitung (sebelumnya Jalan Kebayoran Lama)

Perubahan 5 Nama Kampung
1. Kampung MH Thamrin (sebelumnya bernama Zona A PBB)
2. Kampung KH. Noer Ali (sebelumnya bernama Zona Pengembangan)
3. Kampung Abdulrahman Saleh (sebelumnya bernama Zona B)
4. Kampung Ismail Marzuki (sebelumnya bernama Zona C)
5. Kampung Zona Embrio (sebelumnya bernama Zona Embrio)

Perubahan 2 Nama Gedung
1. Gedung Kisam Dji’un (sebelumnya Gedung PPSB Jakarta Timur)
2. Gedung H. Sa’aba Amsir (sebelumnya Gedung PPSB Jakarta Selatan)

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram https://instagram.com/travellingindonesiacom?igshid=YmMyMTA2M2Y, Facebook https://www.facebook.com/groups/392631742735837/?ref=share, dan Twitter https://twitter.com/travell_in?t=lhFS4MS7pr5q0UBGCiZSdA&s=09.

Tags: DKI JakartaIbu KotaJakartaNama JalanPeta Wisata IndonesiaTokoh BetawiTravelling Indonesia
Previous Post

Kuda Lumping, Tari Spiritual khas Ponorogo

Next Post

3 Hotel Seni di Yogyakarta, Staycation Jadi Seru!

Related Posts

IOF Lakukan Evakuasi Kendaraan Pascabanjir di Nusa Tenggara Barat
Hits

IOF Lakukan Evakuasi Kendaraan Pascabanjir di Nusa Tenggara Barat

July 9, 2025
Banjir Masih Rendam Sejumlah Titik di DKI Jakarta
Hits

Banjir Masih Rendam Sejumlah Titik di DKI Jakarta

July 8, 2025
Turis Brasil Tewas, Menpar Minta Pengawasan Wisata Diperketat
Hits

Turis Brasil Tewas, Menpar Minta Pengawasan Wisata Diperketat

June 26, 2025
Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, BNPB: 4.088 Jiwa Mengungsi
Hits

Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, BNPB: 4.088 Jiwa Mengungsi

June 19, 2025
SAKA Museum Masuk Kategori Terindah di Dunia versi Prix Versailles
Hits

SAKA Museum Masuk Kategori Terindah di Dunia versi Prix Versailles

June 4, 2025
Lontaran Batu Pijar Gunung Lewotobi Capai 4 KM, Trans Flores Zona Merah
Hits

Lontaran Batu Pijar Gunung Lewotobi Capai 4 KM, Trans Flores Zona Merah

April 26, 2025
Next Post
Lokal Hotel Yogyakarta

3 Hotel Seni di Yogyakarta, Staycation Jadi Seru!

Popular

  • Berburu Promo di BCA Tiket.com Travel Fair 2023

    Berburu Promo di BCA Tiket.com Travel Fair 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Omah Jati, Resor Privat Anyar di Pantai Anyer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022