• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Kayu Batik, Mengabadikan Goresan Mosaik Alam

Austin Devon by Austin Devon
February 5, 2023
in Art & Culture
Kayu Batik, Mengabadikan Goresan Mosaik Alam

Kerajinan kayu batik. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Dari sekian banyak kerajinan atau suvenir asal Bandung Utara, ada satu yang sangat langka ditemui selain di Tangkuban Perahu, Lembang. Kerajinan Kayu Batik namanya.

Membaca namanya, mungkin Anda berpikir ini adalah kerajinan berbahan kayu yang diberi finishing cat bermotif batik. Tapi faktanya, kerajinan ini tidak berhubungan sama sekali dengan membatik.

Kayu batik adalah salah satu spesies tumbuhan berkayu yang unik. Keunikannya terdapat pada motif berulang pada kayunya. Motif ini terbentuk karena adanya perbedaan warna dari berbagai jaringan yang membentuk batang kayu. Karena munculnya perbedaan warna ini seiring dengan pertumbuhan pohon tersebut, tiap pohon memiliki motif kayu yang berbeda-beda.

Baca:

  • Taman Nasional Taka Bonerate, Terbesar Ketiga di Dunia
  • Soto Padang, Kehangatan Dalam Semangkuk Kuliner Berkuah
  • Tari Ratoh Jaroe, Gerakkan Hati Saling Tebar Kebaikan

Kerajinan kayu batik ini menjadi sangat khas karena terhitung hanya ada tiga orang pengrajin yang memproduksinya. Satu yang uniknya lagi, ketiganya adalah kakak beradik.

Mereka mengambil bahan kayu mentah langsung dari salah hutan di sekitar Ciater. Kayu yang masih dalam kondisi basah ini kemudian dikupas kulitnya sehingga membentuk silinder kayu. Proses selanjutnya adalah memotong kayu secara horizontal sesuai suvenir yang diinginkan.

Kayu kemudian dilubangi dan dipahat secara vertikal sesuai kebutuhan. Bentuk yang dibuat biasanya berupa vas bunga, gelas atau asbak. Setelah bentuk yang didapat sesuai yang diinginkan, kayu kemudian dilapis dengan pernis dan dijemur hingga kering.

Suvenir ini cukup diminati turis asing karena keunikannya. Bahkan terkadang stok suvenir ini sudah habis terjual meskipun dengan kondisi kayu yang masih basah.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: BandungPeta Wisata IndonesiaSeni dan BudayaTravelling Indonesia
Previous Post

Staycation dan Hidden Gems, Jadi Tren Travelling 2023

Next Post

Pulau Lakkang, Destinasi Wisata Air di Makassar

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Pulau Lakkang, Destinasi Wisata Air di Makassar

Pulau Lakkang, Destinasi Wisata Air di Makassar

Popular

  • Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayyang Pattudu, Tradisi Khatam Al-Qur’an Polewali Mandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Zapin, Cerminan Keindahan Budaya Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022