• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

FKUB Larang Hotel Jual Paket Hari Raya Nyepi

Beno Alfredo by Beno Alfredo
March 13, 2023
in Art & Culture
FKUB Larang Hotel Jual Paket Hari Raya Nyepi

Pura Ulun Danu Beratan Bali. (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Karangasem membahas pelaksanaan Nyepi Tahun Baru Caka 1945. Pembahasan yang dipimpin Ketua FKUB Dr Ni Nengah Rustini MAg ini menghasilkan beberapa butir kesepakatan. Di antaranya, melarang pihak hotel jual paket usaha dengan branding Hari Raya Nyepi.

Selain itu, melarang lembaga penyiaran televisi dan radio melaksanakan siaran. Kesepakatan itu tertuang dalam berita acara kemudian menandatangani surat edaran bersama, bersama Pemkab Karangasem, Kantor Kementerian Agama, dan lembaga umat.

Pembahasan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Karangasem, Jalan Untung Surapati Amlapura, Minggu (12/3). Perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1945, jatuh pada Buda Pahing Uye, Rabu (22/3), pelaksanaannya mulai pukul 06.00 Wita hingga Wraspati Pon Uye, Kamis (23/3) pukul 06.00 WITA.

Baca:

  • Bukit Doa Kelong, Wisata Religi di Tomohon
  • Kopi Rarobang, Olahan Kopi Rempah Asal Ambon
  • Slow Travel, Jadi Tren Liburan Masa Kini

Selain melarang lembaga penyiaran televisi dan radio melakukan siaran selama pelaksanaan Nyepi, agar provider penyedia jasa seluler dan IPTV (internet protocol televisi) atau televisi digital agar mematikan data selulernya. Larangan lain, melarang menyalakan petasan, menerbangkan drone, membunyikan pengeras suara, dan bunyi-bunyian lainnya.

“Kami juga melarang pihak hotel memromosikan usahanya dengan branding menjual paket Nyepi,” jelas mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Karangasem yang juga Ketua PHDI Karangasem ini.

Sedangkan bagi umat Hindu, katanya, wajib melaksanakan upacara melasti sebelum puncak Nyepi, wajib melaksanakan upacara pangerupukan sehari sebelum Nyepi, Tilem Kasanga, Anggara Umanis Uye, Selasa (21/3), dan menjalankan catur brata panyepian, amati gni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan aktivitas), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Pejabat terkait yang tandatangani Surat Edaran pelaksanaan Nyepi yakni Bupati I Gede Dana, Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, Kajari Karangasem Endang Tirtana, Bendesa Madya MDA Karangasem I Nengah Suarya, Ketua PHDI/Ketua FKUB Dr Ni Nengah Rustini MAg, Ketua Faroki Eberhardus Kae Meka, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Karangasem Haji Mursyid, Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Drs I Wayan Lipur MSi, Dandim Letkol Inf Sutikno, Ketua MPUK (Musyawarah Pelayanan Umat Kristen)  Pdt Yohanes Neka Nakota, Ketua Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) Luky Setiawan dan lain-lain.

Kasi Intel Kejari Karangasem I Dewa Gede Semara Putra mengingatkan, Suarta Edaran tersebut telah menjadi produk hukum terkait pedoman pelaksanaan Nyepi.

“Mesti semua pihak menaati pedoman itu,” pungkasnya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: BaliHinduNyepiPeta Wisata IndonesiaTravelling Indonesia
Previous Post

Kopi Rarobang, Olahan Kopi Rempah Asal Ambon

Next Post

Taman Nasional Gunung Merapi Tutup Sementara

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Taman Nasional Gunung Merapi Tutup Sementara

Taman Nasional Gunung Merapi Tutup Sementara

Popular

  • Ilustrasi Kain Besurek Bengkulu

    Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Keberagaman Pakaian Adat Kerajaan Mataram Kuno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022