• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Menggali Sejarah dari Sepiring Nasi Gemuk khas Jambi

Austin Devon by Austin Devon
August 29, 2023
in Food
Menggali Sejarah dari Sepiring Nasi Gemuk khas Jambi

Nasi Gemuk khas Jambi. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Nasi Gemuk merupakan salah satu hidangan tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Jambi.

Hidangan ini bukan hanya lezat dan menggugah selera, tetapi juga memiliki cerita sejarah yang kaya dan mengandung nilai budaya yang tinggi.

Nasi Gemuk adalah sebuah simbol kuliner yang mencerminkan keanekaragaman budaya dan warisan nenek moyang di wilayah Jambi.

Baca:

  • Kemegahan Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort
  • Menyingkap Keindahan Pulau Cinta di Gorontalo
  • Mie Aceh, Kelezatan Kuliner Tradisional dari Tanah Rencong

Asal Usul Nasi Gemuk

Nasi Gemuk memiliki sejarah panjang yang melibatkan pengaruh budaya dari berbagai daerah. Awalnya, Nasi Gemuk adalah hidangan yang dibuat oleh masyarakat Jambi untuk acara-acara istimewa seperti pernikahan, upacara adat, dan hari raya.

Namun, seiring berjalannya waktu, hidangan ini semakin dikenal dan menjadi bagian integral dari kuliner sehari-hari.

Secara etimologi, “Nasi Gemuk” memiliki arti “nasi yang kaya” atau “nasi yang melimpah”.

Hal ini merujuk pada kekayaan dan kemakmuran alam yang dimiliki oleh Jambi, yang tercermin dalam hidangan ini yang kaya akan bahan dan rasa.

Bahan-Bahan dan Proses Pembuatan

Nasi Gemuk terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, rempah-rempah, dan berbagai bahan tambahan seperti daging ayam, daging sapi, telur, serta kerupuk.

Rempah-rempah yang umum digunakan meliputi serai, lengkuas, daun jeruk, dan kunyit, yang memberikan hidangan ini aroma harum dan cita rasa yang khas. Santan yang digunakan memberikan tekstur lembut dan gurih pada nasi.

Proses pembuatan Nasi Gemuk biasanya dimulai dengan memasak nasi bersama santan dan rempah-rempah hingga matang.

Setelah nasi matang, bahan tambahan seperti daging ayam, daging sapi, dan telur dimasak terpisah dengan bumbu yang khas. Selanjutnya, nasi disajikan dengan daging-daging tersebut serta kerupuk sebagai pelengkap.

Makna Budaya dan Simbolisme

Nasi Gemuk memiliki makna budaya yang dalam bagi masyarakat Jambi. Hidangan ini mencerminkan semangat gotong royong dan keragaman budaya yang ada di wilayah tersebut. Setiap bahan dan rempah-rempah yang digunakan memiliki arti simbolis, yang mencerminkan harmoni dan kesatuan dalam keragaman.

Pentingnya Melestarikan Nasi Gemuk

Seiring dengan perkembangan zaman, kelestarian Nasi Gemuk sebagai warisan budaya menjadi semakin penting. Generasi muda perlu diajak untuk memahami arti sejarah dan makna budaya di balik hidangan ini.

Upaya pelestarian dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti mengadakan festival kuliner, lokakarya memasak, serta dokumentasi dan penelitian mengenai asal usul dan peran Nasi Gemuk dalam budaya masyarakat Jambi.

Nasi Gemuk adalah bukti hidup warisan budaya yang kaya dan berharga dari masyarakat Jambi. Dengan cita rasa yang lezat dan makna budayanya yang dalam, Nasi Gemuk tidak hanya mengisi perut, tetapi juga hati dan pikiran mereka yang menikmatinya. Upaya pelestarian warisan kuliner ini penting untuk menjaga keberlanjutan budaya dan menghormati warisan nenek moyang.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: KulinerNasi GemukPeta Wisata IndonesiaTravelling Indonesia
Previous Post

Pameran Travel Bertajuk ‘Yuk Berangkat’ Hadir di ICE BSD

Next Post

Sajian Brunch Bertema Satu Nusa Satu Rasa di Ayana Midplaza Jakarta

Related Posts

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya
Food

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Sate Tuna Gorontalo, Kelezatan Laut Kaya Rempah
Food

Sate Tuna Gorontalo, Kelezatan Laut Kaya Rempah

August 11, 2025
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

August 2, 2025
Rame-Rame Jajan Kuliner ‘Belantara Rasa’ Hadir di Tangcity Mall
Food

Rame-Rame Jajan Kuliner ‘Belantara Rasa’ Hadir di Tangcity Mall

August 2, 2025
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

June 26, 2025
Next Post
Sajian Brunch Bertema Satu Nusa Satu Rasa di Ayana Midplaza Jakarta

Sajian Brunch Bertema Satu Nusa Satu Rasa di Ayana Midplaza Jakarta

Popular

  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep Glokalisasi Kuliner Nusantara Lewat Cita Rasa Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Legenda di Balik Pesona Pantai Kuta Lombok Mandalika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Kwangkey, Upacara Kematian Suku Dayak Benuaq

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022