• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Bakso Wonogiri, Kuliner Populer Karya Kaum Boro

Beno Alfredo by Beno Alfredo
May 25, 2022
in Food
Ilustrasi Bakso

Ilustrasi Bakso - Dok. Digstraksi

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Bakso merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Bola-bola daging tersebut biasa disajikan dengan kuah panas dari kaldu bening atau dipakai campuran masakan lain.

Seporsi bakso biasanya dilengkapi dengan mi, bihun, sawi, tahu, hingga taburan bawang goreng dan seledri. Kuliner ini sangat populer dan digemari semua kalangan di Indonesia.

Anda bisa menemukan bakso di restoran mewah hingga pedagang kaki lima yang berkeliling menggunakan gerobak.

Asal-Usul Bakso di Indonesia

Sampai saat ini tidak jelas dari mana asal kuliner bakso yang begitu lezat. Ada yang berpendapat bakso merupakan kuliner peranakan Tionghoa-Indonesia. Sebab, kata bak-so dalam bahasa Hokkien secara harfiah berarti daging giling.

Bakso di Indonesia umumnya dibuat dari bahan dasar daging sapi atau ayam dengan campuran tepung pati agar rasanya kenyal.

Hampir setiap wilayah di Indonesia punya bakso andalan. Namun, bakso yang cukup terkenal di Indonesia berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah.

Lihat saja, hampir setiap kedai Bakso Wonogiri selalu ramai didatangi pembeli. Bakso Wonogiri punya rasa yang khas dari kuliner bakso lainnya.

Lantas, tahukah Anda dari mana asal-usul bakso Wonogiri?

Berdasarkan penelusuran, bakso Wonogiri konon berasal dari kecamatan Girimarto, Wonogiri, Jawa Tengah.

Bakso Wonogiri terkenal lantaran penduduk lokal yang merantau ke kota. Kebanyakan dari mereka mengadu nasib di perantauan dengan berdagang bakso.

Di desa dengan jarak sekitar 20 kilometer dari pusat kabupaten Wonogiri ini, 70 persen dari total warganya adalah para pengusaha bakso yang merantau di kota-kota lainnya. Konon, warga desa ini sudah banyak yang merantau jadi pedagang bakso di Ibu Kota sejak 1970-an.

Istilah kaum boro sering terdengar di kabupaten Wonogiri tiap Ramadan, khususnya saat menjelang mudik lebaran. Boro adalah sebutan bagi warga Wonogiri yang merantau.
Warga Wonogiri biasa menyebut para perantau sebagai kaum boro, singkatan dari ngalemboro alias mengembara.

Seperti usaha Bakso Titoti yang berkembang pesat hingga memiliki 18 cabang di beberapa wilayah, termasuk Jakarta. Bermula dari dagang keliling menggunakan pikulan, usaha Bakso Titoti lambat laun berkembang sangat pesat.

Bakso Wonogiri punya ciri khas, yakni berkuah bening lantaran dibuat dari air rebusan tulang sapi. Tekstur bakso Wonogiri juga sangat lembut dan kenyal lantaran campuran daging sapi dan tepung dengan takaran khusus yang digiling halus.

Sejarah Bakso Wonogiri

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, bakso adalah makanan khas Tionghoa yang kemudian diadaptasikan dengan lidah khas Tanah Air. Kalau menurut sejarawan Heri Priyatmoko dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dulu bakso mulai dikenal orang Wonogiri saat menikmati kuliner tersebut di Solo.

Sejak dulu, di Solo memang sudah banyak penjaja makanan khas Tionghoa. Banyak kaum boro dari Wonogiri yang bekerja di warung-warung tersebut dan belajar resepnya. Setelahnya, mereka pulang ke kampung halaman dan membuka sendiri tempat makan, termasuk warung bakso atau gerobak dorong bakso.

Meski begitu, popularitas bakso Wonogiri baru mulai benar-benar meningkat saat arus urbanisasi ke Jakarta besar-besaran terjadi pada 1970-an. Banyak perantau dari sana membuka warung bakso yang kemudian dikenal lezat dan akhirnya disukai banyak orang hingga sekarang.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram https://instagram.com/travellingindonesiacom?igshid=YmMyMTA2M2Y, Facebook https://www.facebook.com/groups/392631742735837/?ref=share, dan Twitter https://twitter.com/travell_in?t=lhFS4MS7pr5q0UBGCiZSdA&s=09.

Tags: BaksoJajananJawa TengahKudapanKulinerPeta Wisata IndonesiaSoloTravelling IndonesiaWonogiri
Previous Post

5 Suvenir Khas Bali, Layak Dibawa Pulang Peserta KTT G20

Next Post

Padma Resort Ubud, Surga Romantis Pujaan Wisatawan Mancanegara

Related Posts

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia
Food

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga
Food

Amanaia Jadi Pilihan Utama Destinasi Kuliner Keluarga

August 29, 2026
Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto
Food

Penikmat Kambing Wajib Cicipi Tengkleng Pak Manto

July 24, 2026
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

July 24, 2026
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

February 5, 2026
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Next Post
Padma Resort Ubud

Padma Resort Ubud, Surga Romantis Pujaan Wisatawan Mancanegara

Popular

  • Ilustrasi Kain Besurek Bengkulu

    Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengulik Tradisi Begawi Adat Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Keberagaman Pakaian Adat Kerajaan Mataram Kuno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Boleh Pinjam Bus TNI AD Untuk Studi Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Tabot, Ilustrasi Perlawanan Masyarakat Bengkulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022