• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Terkesan Mistis, Inilah Makna Kesenian Tari Bambu Gila

Beno Alfredo by Beno Alfredo
June 16, 2022
in Art & Culture
Tari Bambu Gila

Tari Bambu Gila - Dok. Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Tari Bulu Gila dikenal juga dengan Tari Bambu Gila. Tarian ini memang asli berasal dari Maluku dan merupakan permainan sejak zaman penjajahan Portugis di masa lalu.

Tarian ini memang bernuansa mistis dengan melibatkan adanya roh halus yang akan menggerakkan sebatang bambu panjang yang dibawa oleh tujuh orang dewasa.

Salah satu budaya Indonesia yang masih lestari hingga kini. Sebuah pertunjukan tari tradisional yang menampilkan sekumpulan pemuda yang sedang berjuang menahan gerakan liar sebatang bambu.

Seiring perkembangan zaman, tari ini pun banyak dimodifikasi dan tidak lagi menggunakan roh halus di bambu sebagai inti tarian. Biasanya, pada tarian modifikasi, batang bambu yang digunakan lebih pendek, bahkan penarinya pun sebagian besar adalah kaum wanita.

Tari Bambu Gila yang sebenarnya adalah sebuah tarian yang mengandung risiko tinggi. Itu sebabnya mengapa dalam setiap penampilannya, seorang dukun pembaca mantera diperlukan untuk mengundang roh halus sekaligus menjaga roh tersebut agar tetap dalam kontrol para penarinya.

Sang dukun biasanya akan membawa sebuah tempat berisi bakaran kemenyan yang menjadi media untuk menghadirkan Roh Halus. Bahkan, tidak jarang dalam atraksinya ada beberapa penari Bambu Gila yang kesurupan dan tidak sadarkan diri. Dalam kondisi inilah, maka peran sang dukun diperlukan lagi.

Pada tari Bulu Gila yang sudah dimodifikasi, kita tidak akan menemukan lagi kemistisan ini. Walaupun kehadiran Roh Halus ini adalah hal yang sangat menarik dari tarian ini, namun makna tarian ini bukanlah hal-hal gaib di dalam tarian.

Makna Tari Bambu Gila

images 12

Sebenarnya, gerak para penari yang menahan gerakan magis bambu adalah sebuah simbol dari nilai kebersamaan yang harus tetap terjaga. Gerakan kaki yang serempak dan penuh dengan kekuatan menunjukkan semangat gotong royong dalam kehidupan rakyat Maluku yang disebut Masohi.

Makna inilah yang seharusnya lebih ditonjolkan dalam tarian Bambu Gila, dan nilai-nilai inilah yang masih terbawa dalam tarian Bambu Gila hasil modifikasi.

Tari Bulu atau Bambu Gila ini sebenarnya sudah cukup langka, sekalipun itu di Maluku sendiri. Hanya ada beberapa kampung yang mampu membawakan tarian ini secara otentik.

Namun demikian, banyak sanggar tari di Maluku yang telah mempelajarinya dan mengambil intisari tarian ini untuk ditampilkan dalam bentuk yang lebih modern. Biasanya, tarian ini ditampilkan sebagai tari penyambutan tamu atau hiburan dalam berbagai acara formal.

Bambu Gila adalah sebuah identitas masyarakat Maluku yang tidak akan ditemukan di belahan Nusantara lainnya. Lewat tarian ini, maka kita akan semakin yakin bahwa Indonesia itu memang kaya raya akan seni dan budayanya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram https://instagram.com/travellingindonesiacom?igshid=YmMyMTA2M2Y, Facebook https://www.facebook.com/groups/392631742735837/?ref=share, dan Twitter https://twitter.com/travell_in?t=lhFS4MS7pr5q0UBGCiZSdA&s=09.

Tags: Bambu GilaMalukuMasohiMistisPeta Wisata IndonesiaRoh HalusTari Bambu GilaTravelling Indonesia
Previous Post

Akibat Menuai Pro dan Kontra, Tiket Candi Borobudur Batal Naik

Next Post

Bukan Angka Sial, Berikut 13 Kafe Korea Pilihan Penggemar K-Pop

Related Posts

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores
Art & Culture

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata
Art & Culture

Kampung Adat Sade Bukan Sekadar Destinasi Wisata

August 28, 2026
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

July 24, 2026
Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

July 23, 2026
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

July 23, 2026
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Next Post
Oppa Korean Food Cafe

Bukan Angka Sial, Berikut 13 Kafe Korea Pilihan Penggemar K-Pop

Popular

  • Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    Lawa Bale, Masakan Khas Bugis di Kabupaten Wajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayyang Pattudu, Tradisi Khatam Al-Qur’an Polewali Mandar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tari Zapin, Cerminan Keindahan Budaya Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melancong ke Bontang, Haram Pulang dengan Tangan Kosong!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

Paspor Wisata Batavia Heritage Edisi Pertama Resmi Diluncurkan

September 1, 2026
FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

FLONA 2026 Jadi Ruang Belajar dan Rekreasi Keluarga

September 1, 2026
Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

Ikan Bakar Bobara, Rasa Autentik dari Timur Indonesia

August 31, 2026
Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

Desa Bena, Kampung Adat Tertua di Flores

August 31, 2026
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022