• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Food

Serabi Selong, Camilan Pagi khas Tuban

Austin Devon by Austin Devon
March 26, 2023
in Food
Serabi Selong, Camilan Pagi khas Tuban

Serabi Selong khas Tuban. (Disparbudpora Tuban)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Sejumlah daerah di Indonesia, mempunyai camilan khas berupa serabi atau kue apem. Salah satunya Serabi Selong khas Tuban, Jawa Timur, yang penampilannya menyerupai surabi dari Bandung. Namun keduanya memiliki perbedaan dari segi bumbu dan pengolahannya.

Camilan berbahan dasar tepung beras tersebut, biasanya tersaji dengan kuah santan yang sangat kental sehingga membuat kue ini terasa nikmat dan gurih.

Serabi selong merupakan salah satu kue tradisional khas Tuban yang memiliki banyak nama lain, seperti renda, apem, ataupun Ceylon. Tampilan makanan tersebut memiliki lubang-lubang berpori dan bagian pinggirnya tampak crispy berwarna kecoklatan.

Baca:

  • Bertualang Seru ke Gunung Kaba Bengkulu
  • Mencicipi Kerenyahan Intip khas Solo
  • Tari Cepetan Alas, Warisan Budaya Asal Kebumen

Dalam pembuatannya, masyarakat Tuban sering menambahkan air kelapa pada adonannya untuk membuat rasanya menjadi semakin enak. Penambahan air kelapa juga akan berpengaruh terhadap aroma dari kue yang semakin harum.

Cara memasak Serabi Selong pun ada teknis khusus, di mana memasaknya harus memasukkan adonan ke dalam wajan cekung. Biasanya berukuran kecil dan memasaknya satu persatu. Wajannya pun tak boleh sembarang wajan karena tidak boleh lengket.

Proses memasak Serabi Selong Tuban ini menggunakan tembikar asli dari tanah liat padat dan bara dari kayu. Sehingga rasanya setelah membakarnya akan sangat khas dengan sedikit gosong.

Jika kamu ingin menikmati camilan khas Tuban ini, jangan sampai kesiangan. Karena biasanya banyak penjualnya mulai pukul 06.00 pagi serabi sudah habis terjual.

Untuk mencoba Serabi Selong saat berkunjung ke Kabupaten Tuban, mesti memburunya saat pagi hari. Sebab masyarakat Tuban kerap menjadikan kue tersebut sebagai salah satu menu sarapan.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: KulinerPeta Wisata IndonesiaSerabi SelongTravelling IndonesiaTuban
Previous Post

Mengenal Megengan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan di Demak

Next Post

Pantai Wulan Jati, Perairan Eksotis di Pemalang

Related Posts

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya
Food

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang
Food

Babat Gongso, Jejak Tersisa Cheng Ho Dalam Kuliner Semarang

August 19, 2025
Sate Tuna Gorontalo, Kelezatan Laut Kaya Rempah
Food

Sate Tuna Gorontalo, Kelezatan Laut Kaya Rempah

August 11, 2025
Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara
Food

Sate Tanjung, Kuliner Lezat Berbahan Ikan Khas Lombok Utara

August 2, 2025
Rame-Rame Jajan Kuliner ‘Belantara Rasa’ Hadir di Tangcity Mall
Food

Rame-Rame Jajan Kuliner ‘Belantara Rasa’ Hadir di Tangcity Mall

August 2, 2025
Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo
Food

Perkedel Nike, Kuliner Khas dari Perairan Gorontalo

June 26, 2025
Next Post
Pantai Wulan Jati, Perairan Eksotis di Pemalang

Pantai Wulan Jati, Perairan Eksotis di Pemalang

Popular

  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kain Besurek Bengkulu, Keindahan Batik Bermotif Kaligrafi

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Legenda di Balik Pesona Pantai Kuta Lombok Mandalika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Kwangkey, Upacara Kematian Suku Dayak Benuaq

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022