• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Travelling Indonesia
Advertisement
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS
No Result
View All Result
Travelling Indonesia
No Result
View All Result
Home Art & Culture

Tari Kain Kromong, Dikenal Sejak 1800 di Mandiangin

Austin Devon by Austin Devon
March 4, 2023
in Art & Culture
Tari Kain Kromong, Dikenal Sejak 1800 di Mandiangin

Tari Kain Kromong. (Pariwisata Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Travelling Indonesia – Tari Kain Kromong merupakan tarian tradisional asal Jambi. Menggunakan selendang dari kain tenun sebagai ciri khasnya, tari ini sudah dikenal sejak 1800-an di daerah Mandiangin, Kabupaten Sorolangun, Jambi.

Dilansir pariwisataindonesia.id, Tari Kain Kromong berkaitan erat dengan legenda di daerah Mandiangin Tuo. Menurut legenda tersebut, tarian ini pertama kali ditarikan oleh seorang gadis cindo (cantik) setelah berhasil menenun kain.

Dikisahkah, melalui ritual tertentu masyarakat Mandiangin menangkap seorang tirau bernama Satisa. Tirau adalah mahluk gaib atau makhluk jadi-jadian yang hidup di dua alam. Karena penangkapan dan ritual tersebut, Satisa yang cantik jelita tidak dapat lagi kembali ke alamnya.

Baca:

  • Kemolekan Kampung Adat Prailiu di Sumba Timur
  • Sup Parende Khas Buton, Lezat dan Bergizi
  • Kampung Lolai, Negeri di Atas Awan Milik Toraja Utara

Satisa lalu menghabiskan hari-harinya dengan membuat kain tenun dengan seluruh hati dan perasaan di salah satu rumah. Setiap menyelesaikan sebuah kain, Satisa bergembira. Ia menari penuh suka cita dengan kain di tangan, sambil menggumamkan suara serupa suara dari alat musik kromong, kendang, dan gong sebagai irama untuk mengiringi tariannya.

Saat Satisa menari, seorang wanita mengintip. Dia pun mengingat gerakan tersebut dan mengajarkannya pada orang lain. Hingga akhirnya tarian itu berkembang dan dikenal dengan nama Tari Kain Kromong.

Gerakan-gerakan dalam tarian tradisi khas Mandiangin ini sangat lembut, tenang, dan lemah gemulai. Konon, gerakan tersebut didapat Satisa saat mengamati lingkungan sekitar, seperti gerakan burung-burung saat terbang di angkasa.

Ada pula gerakan badan berputar dan tangan mengayun-ngayun dengan gemulai. Salah satu ciri khas tarian ini adalah langkah kaki yang hanya berpijak di satu titik, tidak berpindah-pindah.

Diduga, awalnya para penari Tari Kain Kromong menggunakan kostum berupa dodot atau kemben dengan teratai dada. Dengan masuknya ajaran Islam, kostum para penari pun mengalami penyesuaian.

Kini, para penari menggunakan baju kurung, kain songket, dan perhiasan kepala. Meskipun mengalami perubahan, properti utama yang digunakan tetap sama, yaitu selembar kain tenun yang disebut selendang pelangi.

Tari Kain Kromong diiringi dengan alunan alat musik tradisional, seperti kromong (kulintang), gendang, dan gong. Tari yang juga populer dengan nama Tari Kajang Kain ini dapat dipentaskan secara tunggal, berpasangan, hingga berkelompok.

Tarian ini biasanya dipertunjukkan pada penyambutan tamu kehormatan. Tari ini juga kerap dipentaskan dalam acara pernikahan, peringatan hari kemerdekaan Indonesia, hingga festival budaya.

Pada 2016, Tari Kain Kromong ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda dari Provinsi Jambi.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Travelling Indonesia, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Facebook, Twitter dan TikTok.

Tags: JambiPeta Wisata IndonesiaSeni dan BudayaTari Kain KromongTravelling Indonesia
Previous Post

MojoArt 2023, Upaya Mengangkat Martabat Budaya Majapahit

Next Post

Sederet Ajang Sport Tourism Kelas Dunia di Indonesia

Related Posts

Honai, Rumah Adat Papua
Art & Culture

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping
Art & Culture

Belajar Kearifan Lokal Polewali Mandar Melalui Kacaping

August 22, 2025
Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung
Art & Culture

Tari Melinting, Warisan Budaya Kerajaan Lampung

August 11, 2025
Makna Sakral Tradisi Sayyang Pattuduq di Tanah Mandar
Art & Culture

Makna Sakral Tradisi Sayyang Pattuduq di Tanah Mandar

August 2, 2025
Tari Reogke, Wujud Kritik Bujanganong Terhadap Kekuasaan Raja
Art & Culture

Tari Reogke, Wujud Kritik Bujanganong Terhadap Kekuasaan Raja

June 12, 2025
Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh
Art & Culture

Tari Busak Baku, Simbol Keindahan dan Harmoni Dayak Lundayeh

May 27, 2025
Next Post
Sederet Ajang Sport Tourism Kelas Dunia di Indonesia

Sederet Ajang Sport Tourism Kelas Dunia di Indonesia

Popular

  • Berburu Promo di BCA Tiket.com Travel Fair 2023

    Berburu Promo di BCA Tiket.com Travel Fair 2023

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Omah Jati, Resor Privat Anyar di Pantai Anyer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Adat Melayu Riau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ular Naga, Permainan Tradisional Anak Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent News

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

Menikmati Sensasi Ketenangan Sejenak di Pulau Hoga Wakatobi

November 2, 2025
Honai, Rumah Adat Papua

Rumah Honai, Bangunan Ramah Lingkungan Adat Papua

November 2, 2025
Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

Mengenal Kupat Tahu, Kuliner Tradisional Indonesia dan Sejarahnya

November 2, 2025
Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

Menelusuri Alam Hijau Megamendung di Kencana Valley

November 1, 2025
Travelling Indonesia

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022

No Result
View All Result
  • HOME
  • DESTINATION
  • SPORT TOURISM
  • FOOD
  • ART & CULTURE
  • HOTEL
  • TRAVEL
  • EVENT
  • MERCHANDISE
  • HITS

All Rights Reserved by travellingindonesia.com © 2022